Перейти к содержимому

🌧️ Masih Ingat Lagu Ini? | Menanti Kasih Dihujung Hari - IKLIM | AI Cover

Goresan Jiwang

0:00 / 0:00

🌧️ Masih Ingat Lagu Ini? | Menanti Kasih Dihujung Hari - IKLIM | AI Cover

1 499 просмотров · 3 дн. назад
Goresan Jiwang
1,25 тыс. подписчиков
1 499 просмотров · 3 дн. назад
“Lamaku menanti kekasih di hujung hari... Puasku mencari sesuatu yang kekal ini... Dengan sepasang mata insan terlihat keindahan, dengan sepasang mata insan tampak kelemahan... Keindahan itu penzahiran rasa cinta, kelemahan itu hilang penghayatan jiwa... Jadikan aku perindu yang menagih cintamu, mengharapkan belaian kasih di sepanjang waktu, dalam pelukan sinarmu oh selalu... Aku mengharapkan kau kan terima, walaupun ku tak punya apapun jua, hanya hasrat ingin bersamamu... Ibarat air dengan salju, beza pada nama kenyataannya satu... Andainya aku diterima kan kuserahkan jiwaku, akan kukorbankan apa saja walaupun nyawa kujual... Demi cintaku, demi kasihmu akan kutunggu sepanjang waktu, walau seribu tahun lamanya dugaan ini mencengkam jiwa...” 💔🌧️❄️🕊️🥀 Lagu legendaris “Menanti Kasih Dihujung Hari” (sering juga dikenal sebagai Menanti Kasih Di Hujung Hari / Menanti Kasih Dihujung Jari) yang dipopulerkan oleh vokalis legendaris grup IKLIM, almarhum Saleem (karya mahakarya kolaborasi dua maestro besar: komposer jenius Wan Zul dan penulis lirik sastrawi S. Amin Shahab, dari album monumental “Gabungan 2 Insan Seni” tahun 1993 di bawah naungan Pustaka Muzik SCS / Warner Music Malaysia), hadir kembali melalui persembahan istimewa Cover Goresan Jiwang dalam balutan aransemen Slow Rock Jiwang 90-an yang syahdu, megah, dan sarat getaran rintihan sukma. Mahakarya ini merupakan salah satu balada slow rock Melayu dengan kedalaman filosofi cinta yang paling agung dan menyentuh sanubari. Lagu ini menarasikan sebuah pengembaraan batin seorang perindu sejati yang mencari makna cinta yang abadi di tengah kefanaan dunia. Menatap cinta bukan sekadar dengan penglihatan lahiriah, melainkan dengan mata hati dan penghayatan jiwa. Di balik kesederhanaan diri yang tak berharta, tersimpan ketulusan tanpa batas yang menyamakan cinta suci mereka ibarat air dan salju—wujudnya boleh berbeza pada nama, namun hakikat dan kenyataannya adalah satu kesatuan zat yang tak terpisahkan. Puncaknya, sebuah ikrar kesetiaan teragung yang rela mempertaruhkan nyawa dan menanti hingga seribu tahun lamanya walau ujian hidup terus mencengkam sukma. ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ 📢 DISCLAIMER HAK CIPTA ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ Seluruh hak cipta, komposisi musik, melodi, dan lirik lagu sepenuhnya tetap menjadi milik pencipta lagu (Wan Zul), penulis lirik (S. Amin Shahab), penyanyi/grup asli (Saleem / IKLIM), label rekaman (Pustaka Muzik SCS / Warner Music Malaysia / NSR), serta pihak pemegang hak cipta yang sah. Versi cover ini dibuat semata-mata sebagai bentuk apresiasi seni, rasa hormat, dan dedikasi mendalam terhadap karya mahakarya Slow Rock Melayu legendaris era 90-an, serta untuk tujuan hiburan dan melestarikan kembali tembang-tembang kenangan abadi bagi seluruh penikmat musik jiwang nusantara. ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ 🙏 RUANG INTERAKSI & CURAHAN HATI ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ "Ibarat air dengan salju, beza pada nama kenyataannya satu... Walau seribu tahun lamanya dugaan ini mencengkam jiwa..." Pernahkah kalian begitu mencintai seseorang dengan setulus jiwa, rela menunggu tanpa batas waktu walau diri tak memiliki kemilau harta dunia? Apakah kalian memiliki sosok terkasih yang membuat kalian bersedia berkorban apa saja demi melihatnya bahagia? Bait lirik mana dari lagu ini yang paling menusuk hati dan membuat kalian meneteskan air mata? Tuliskan kenangan, kisah, dan curahan hati kalian di kolom komentar ya... 👇 Jika cover Slow Rock Jiwang ini menemani hari kalian dan membangkitkan nostalgia mendalam, jangan lupa untuk klik tombol LIKE 👍, SHARE 🔄 ke sahabat atau orang terkasih, berikan KOMENTAR 💬, dan SUBSCRIBE 🔔 channel Goresan Jiwang agar kami terus bersemangat mempersembahkan karya cover lagu-lagu nostalgia slow rock legendaris dengan penjiwaan rasa terbaik. #MenantiKasihDihujungHari #IKLIM #SaleemIklim #GoresanJiwang #SlowRockMalaysia #WanZul #SAminShahab #Gabungan2InsanSeni #SlowRockMelayu #RockKapak #SlowRock #LaguJiwang #LaguGalau #LaguSedih #LaguNostalgia #LaguKenangan #AICover #SunoAI #CoverAI #MusikMalaysia #LirikLagu #MenantiKasihDihujungHariIklim #ClassicSlowRockMalaysia ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ 🎼 CREDIT MUSIC ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ Original Song by : Saleem (Iklim) Song Title : Menanti Kasih Dihujung Hari (Menanti Kasih Di Hujung Hari) Composer (Cipt.) : Wan Zul Lyrics : S. Amin Shahab Album : Gabungan 2 Insan Seni (1993) Label / Publisher: Pustaka Muzik SCS / Warner Music Malaysia Cover by : AI Cover - Goresan Jiwang (Slow Rock Jiwang Version)