PAGELARAN TARI PGSD UNIVERSITAS TRUNODJOYO MADURA || 5C Kelompok 4 "Tari Jejer Jaran Dawuk"
078_ Nurul Afiyah
0:00 / 0:00
PAGELARAN TARI PGSD UNIVERSITAS TRUNODJOYO MADURA || 5C Kelompok 4 "Tari Jejer Jaran Dawuk"
259 просмотров · 5 дней назад
078_ Nurul Afiyah
25 подписчиков
259 просмотров · 5 дней назад
Tari Jejer Jaran Dawuk merupakan salah satu tari kreasi khas Banyuwangi, Jawa Timur, yang diciptakan oleh seniman dan koreografer Banyuwangi, Sumitro Hadi, pada tahun 1981. Karya ini berkembang dari kekayaan gerak tari gaya Banyuwangi, khususnya yang memiliki hubungan erat dengan tradisi Gandrung. Sumitro Hadi sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pengembangan tari kreasi Banyuwangi dan telah menghasilkan banyak karya tari yang bersumber dari kesenian lokal. Dalam penggarapan karya-karyanya, termasuk Jejer Jaran Dawuk, ia banyak memanfaatkan serta mengembangkan ragam gerak tradisional Banyuwangi sehingga identitas daerah tetap terlihat dalam bentuk tari kreasi yang baru.
Nama Jejer Jaran Dawuk berkaitan dengan karakter gerak yang menjadi gagasan utama tarian. Kata jaran berarti kuda, sedangkan karakter dawuk dalam tari ini digambarkan melalui sifat kuda yang aktif, lincah, dan penuh energi. Oleh karena itu, karakter penari ditampilkan melalui gerakan yang dinamis, lincah, dan menarik perhatian. Hasil penelitian terhadap gerak Gandrung Jejer Jaran Dawuk menunjukkan bahwa tari ini memiliki struktur gerak yang terbagi ke dalam beberapa bagian dan menggunakan ragam gerak khas Banyuwangi, seperti langkah nyiji, deleg, ngiwir sampur, ukel, jinjit, dan ngeber. Gerak-gerak tersebut menunjukkan kuatnya pengaruh teknik tari Gandrung dalam pembentukan karakter Jejer Jaran Dawuk.
Dalam perkembangannya, Tari Jejer Jaran Dawuk menjadi bagian dari repertoar tari Banyuwangi yang dipelajari dan dipentaskan di berbagai kegiatan seni maupun pendidikan. Tari ini tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga menjadi salah satu media pengenalan karakter gerak dan budaya Banyuwangi kepada generasi muda. Jejer Jaran Dawuk juga telah digunakan sebagai materi pembelajaran di sanggar maupun lembaga pendidikan, sehingga keberadaannya turut berperan dalam pelestarian seni tari daerah. Karya ini bahkan telah mendapatkan perlindungan hak cipta atas nama Sumitro Hadi, yang menunjukkan bahwa Jejer Jaran Dawuk telah diakui sebagai salah satu karya seni tari khas Banyuwangi.
ANGGOTA KELOMPOK
1. Zahra Najma Audiva (240611100076)
2. Nurul Afiyah (240611100078)
3. Ananda Nailatus Sa’adah (240611100093)
4. Najwa Mayzamzami Ihda Shafa (240611100098)
5. Silvia Agustina (240611100104)
6. Rahma Nisa’ul Aulia (240611100105)
#pgsd #pagelaranseni #universitastrunodjoyomadura #FKIP #tari