FLS3N 2026 TARI KREASI “TUNU” MAN JENEPONTO KABUPATEN JENEPONTO
MAN Jeneponto
0:00 / 0:00
FLS3N 2026 TARI KREASI “TUNU” MAN JENEPONTO KABUPATEN JENEPONTO
3 029 просмотров · 4 месяца назад
MAN Jeneponto
315 подписчиков
3 029 просмотров · 4 месяца назад
“ Tunu “
Tunu dalam bahasa Indonesi berarti Membakar. Di tanah turatea, masyarakat tengah bersiap menyambut hari. Seperti tradisi yang diwariskan turun-temurun, mereka bersama-sama membuat Lemmang sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Dimulai dengan para perempuan menyiapkan bahan sambil berbagi cerita dan tawa. Di sisi lain, para lelaki pergi mencari dan memotong bambu sebagai wadah memasak. Bahkan anak-anak turut membantu dengan penuh semangat, menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan antarwarga.
Proses pembuatan lemmang ini menjadi inti dari kebersamaan itu. Dari mengisi bambu hingga membakar atau dikenal dengan kata “Tunu” di atas api, semua dilakukan secara gotong royong. Waktu yang panjang dalam menunggu lemmang matang menjadi momen untuk bercengkerama, mengenang leluhur, dan memperkuat ikatan sosial.
Penari : Nurfaliza May Saputri & Nihra Wulandari
Penata Tari : Khaerunnisa Jamal, S.Pd., Gr
Penata Musik : H. Ahmad Ahsan Almursalaat, S.Pd
Penata Rias : Khaerunnisa Jamal, S.Pd., Gr
Penata Kostum : Sanggar Pajoge
Penata Properti : Niswar Abrar, S.Pd
Support by : MAN Jeneponto, Sanggar Seni Mattewakkang, Foju MAN Jeneponto