Перейти к содержимому

Napak Tilas Kerajaan Ngurawan | Situs Peninggalan Kerajaan Wurawan

ERTE 34

0:00 / 0:00

Napak Tilas Kerajaan Ngurawan | Situs Peninggalan Kerajaan Wurawan

1 033 просмотра · 1 год назад
ERTE 34
1,15 тыс. подписчиков
1 033 просмотра · 1 год назад
Napak Tilas Kerajaan Ngurawan. Situs peninggalan kerajaan. Dusun Ngrawan Desa Dolopo Kecamayan Dolopo Kabupaten Madiun Jawa Timur. Dari hasil peninjauan lebih jauh diyakini bahwa pusat kerajaan Gelang-Gelang (Gagelang) berada di dusun Ngurawan, Dolopo, Kab. Madiun dan ditemukan benda arkeologi (arca besar, arca hewan dan manusia, fragmen candi dan sumur kuno). Pemerintah Kabupaten Madiun bekerja sama dengan Balai Arkeologi Yogyakarta (BALAR) menyimpulkan bahwa benda peninggalan yang terletak di Ngurawan berasal dari abad ke-14 sampai 15 yang menjadi dasarnya adalah ditemukannya tahun 1320 Caka dalam umpak batu, yang pada abad ke-14 Majapahit dipimpin oleh Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada. Pada situs Ngurawan juga ditemukan fragmen pemukiman dibuktikan dengan banyaknya temuan berupa tembikar dan benda wadah lainnya. Temuan yang terdapat di Ngurawan merupakan suatu pola pemukiman hal ini mengacu pada struktur bangunan batu bata yang membentuk suatu bangunan, para arkeolog menduga bahwa bangunan tersebut merupakan bangunan hidrolik yang dikelola untuk pengairan sebagai sumber penghidupan masyarakat sekitar. Temuan arca Dewi Parvati dan yoni di sekitar masjid Ngurawan menjelaskan bahwa masyarakat pada masa itu menganut kepercayaan Hindu – Syiwa, di tempat lain juga ditemukan toponim yang menunjukkan adanya suatu kerajaan yaitu suatu kawasan yang masyarakat menyebutnya ‘kedaton’. Situs toponim lainnya menjadi kunci historis pada masa situs tersebut dibuat, menurut tim arkeologi Yogyakarta paling tidak ada tiga prasasti yang menyebut nama Ngurawan atau kata lain dari Ngurawan yaitu prasasti Mula-Malurung yang berangka 1177 Caka atau 1255 Masehi, prasasti Taji 823 Caka atau 901 Masehi dan prasasti Pucangan 963 Caka atau 1041 Masehi.