19 JUTA LAPANGAN KERJA GIBRAN — SUDAH SAMPAI KE SIAPA?
Ngaspal Story
0:00 / 0:00
19 JUTA LAPANGAN KERJA GIBRAN — SUDAH SAMPAI KE SIAPA?
57 просмотров · 3 недели назад
Ngaspal Story
278 подписчиков
57 просмотров · 3 недели назад
19 JUTA LAPANGAN KERJA GIBRAN — SUDAH SAMPAI KE SIAPA?
Waktu kampanye Pilpres 2024, Gibran menyampaikan target terbukanya 19 juta lapangan pekerjaan dalam lima tahun.
Sekarang pemerintahan sudah berjalan. Data menunjukkan jumlah penduduk bekerja memang bertambah dan investasi juga terus berjalan.
Tapi ada pertanyaan yang menurut saya lebih penting:
Apakah pertumbuhan tersebut benar-benar terasa bagi orang biasa yang sedang mencari pekerjaan?
Terutama bagi mereka yang:
sudah berusia 35–40 tahun ke atas,
tidak memiliki gelar S1,
punya pengalaman kerja,
tetapi sering terbentur persyaratan umur dan pendidikan ketika melamar pekerjaan.
Saya sendiri berada di posisi yang menarik untuk membicarakan hal ini.
Bukan fresh graduate.
Tidak punya gelar S1.
Tapi masih punya pengalaman, masih mau belajar, dan masih ingin produktif.
Jadi sebenarnya 19 juta lapangan kerja itu untuk siapa?
Apakah masalah Indonesia hanya kurangnya lapangan pekerjaan?
Atau jangan-jangan masalahnya juga ada pada mismatch antara usia, pendidikan, pengalaman, keterampilan, dan kebutuhan industri?
Saya tidak membuat video ini untuk membela atau menjatuhkan pemerintah.
Kalau ada progress, kita akui.
Kalau ada masalah, kita kritik.
Kalau ada solusi, kita dukung.
Karena pada akhirnya, yang kita butuhkan bukan sekadar angka pertumbuhan ekonomi.
Kita butuh pekerjaan yang nyata, layak, dan bisa membuat orang pulang ke rumah dengan rasa aman tentang hari esok.
🏍️ Ngaspal Story — ngobrol sambil jalan.
Menurut kalian, bagaimana kondisi mencari kerja sekarang?
Umur? Ijazah? Pengalaman? Gaji? Atau memang lowongannya yang semakin sulit?
Tulis pengalaman kalian di kolom komentar. 👇
#NgaspalStory #19JutaLapanganKerja #LapanganKerja #CariKerja #DuniaKerja #EkonomiIndonesia #Indonesia #Gibran #PrabowoGibran #Pekerjaan #UsiaProduktif #TanpaS1