Перейти к содержимому

Pathological Liar: Ketika Berbohong Menjadi Sebuah Pola

Ruang Tunggu

0:00 / 0:00

Pathological Liar: Ketika Berbohong Menjadi Sebuah Pola

12 852 просмотра · 2 дн. назад
Ruang Tunggu
49,6 тыс. подписчиков
12 852 просмотра · 2 дн. назад
Selamat datang kembali di Ruang Tunggu. Pernah nggak, kamu menemukan seseorang yang terus berbohong, bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya nggak perlu disembunyikan? Awalnya mungkin terlihat seperti kebohongan kecil untuk menghindari konflik atau menyelamatkan diri dari situasi yang nggak nyaman. Namun, lama-kelamaan ceritanya semakin rumit, kebohongan baru muncul untuk menutupi kebohongan sebelumnya, dan kepercayaan dalam hubungan pun mulai dipertanyakan. Lalu, kenapa seseorang bisa terus berbohong meskipun sebenarnya nggak ada alasan yang jelas untuk melakukannya? Apakah kebiasaan berbohong selalu berkaitan dengan keinginan untuk memanipulasi orang lain, atau ada faktor psikologis lain yang melatarbelakanginya? Di Part 2 ini, dr. Andreas dan Sora membahas perbedaan antara kebohongan sehari-hari dan pola berbohong yang menetap. Kita akan mengulik berbagai faktor yang mungkin membuat seseorang terus mempertahankan kebohongannya, bagaimana perilaku tersebut memengaruhi hubungan interpersonal, serta mengapa istilah pathological liar nggak bisa digunakan sembarangan sebagai label atau diagnosis. Percakapan ini juga mengajak kita melihat situasi tersebut dari perspektif psikologi tanpa mengabaikan dampak yang ditimbulkan. Memahami alasan seseorang berbohong bukan berarti membenarkan perilakunya. Kita tetap bisa berusaha memahami situasi sekaligus melindungi diri, menetapkan batasan yang sehat, dan menentukan bagaimana menghadapi hubungan yang kepercayaannya mulai terkikis. Karena ketika kebohongan terus berulang, pertanyaannya bukan hanya tentang bagaimana membuat seseorang berkata jujur, tetapi juga bagaimana kita menjaga diri dan mengambil keputusan yang sehat di tengah hubungan yang penuh ketidakpastian. 🌿 ✨ Apa yang Dibahas? 🔸 Perbedaan kebohongan sehari-hari dan pola berbohong yang menetap 🔸 Mengapa seseorang bisa terus berbohong, bahkan tanpa alasan yang jelas? 🔸 Faktor psikologis yang mungkin melatarbelakangi kebiasaan berbohong 🔸 Mengapa seseorang terus mempertahankan kebohongannya? 🔸 Dampak kebohongan terhadap kepercayaan dan hubungan interpersonal 🔸 Apa arti istilah pathological liar dan mengapa label ini tidak bisa digunakan sembarangan? 🔸 Cara menghadapi orang yang terus berbohong tanpa mengabaikan kebutuhan diri sendiri 🔸 Menetapkan batasan yang sehat dan mengenali kapan bantuan profesional diperlukan 🎧 TIMESTAMP EPISODE 00:00 — Opening & pengantar Part 2 03:20 — Ketika seseorang terus berbohong, bahkan untuk hal kecil 07:30 — Kebohongan sehari-hari vs. pola berbohong yang menetap 11:45 — Mengapa seseorang terus mempertahankan kebohongannya? 16:00 — Faktor psikologis di balik kebiasaan berbohong 20:15 — Pathological liar: Label atau diagnosis? 24:30 — Dampak kebohongan terhadap kepercayaan dan hubungan 28:00 — Cara menghadapi kebohongan dan menetapkan batasan 31:00 — Refleksi & penutup 🎧 Dengarkan di Spotify & YouTube 📌 Info lengkap: linktr.ee/Pod.RuangTunggu 📚 Temukan bukunya di seluruh toko Gramedia atau di sini: linktr.ee/bukundreamon 🪶 TIM PRODUKSI Host: dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ Sora Tan Produksi & Editing: Gramedia Pustaka Utama Business Development Gramedia Properti lukisan dan elemen visual: Coup.id 🎵 Musik: Jazz Intro by Diamond Tunes 📩 Kirim pertanyaanmu: bit.ly/tanya_drndreamon Jangan lupa subscribe, like, dan share episode ini. Karena memahami alasan di balik kebohongan bukan berarti kita harus terus memakluminya. Kita tetap berhak menjaga batasan, mempertimbangkan kembali kepercayaan, dan memilih hubungan yang terasa lebih aman bagi diri sendiri. 🌿 #RuangTungguPodcast #Season5 #PathologicalLiar #Psychology #Relationship #TrustIssues #MentalHealthIndonesia #PodcastIndonesia