Перейти к содержимому

PENANAMAN PADI MENGGUNAKAN POLYBAG YANG DI KOMBINASIKAN DENGAN IKAN LELE

PAK YANTO

0:00 / 0:00

PENANAMAN PADI MENGGUNAKAN POLYBAG YANG DI KOMBINASIKAN DENGAN IKAN LELE

23 811 просмотров · 4 месяца назад
PAK YANTO
28,8 тыс. подписчиков
23 811 просмотров · 4 месяца назад
Menanam padi di polibag yang dikombinasikan dengan budidaya lele merupakan bentuk modifikasi dari sistem Budikdamper (Budidaya Ikan dalam Ember) atau akuaponik sederhana. Metode ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki lahan sempit seperti pekarangan rumah. ​Berikut adalah panduan praktis untuk memulainya: ​1. Persiapan Media Tanam dan Wadah ​Konsep utamanya adalah meletakkan polibag di atas atau di dalam wadah pemeliharaan lele agar nutrisi dari kotoran ikan bisa diserap oleh tanaman. ​Wadah Lele: Gunakan drum plastik, ember besar (80 liter), atau kolam terpal mini. ​Polibag: Gunakan polibag ukuran sedang (minimal diameter 30 cm). Lubangi bagian bawah dan samping agar air dan nutrisi bisa masuk. ​Media Tanam: Campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan rasio 2:1:1. ​2. Sistem Penempatan (Kombinasi) ​Ada dua cara populer untuk mengombinasikannya: Metode Cara Kerja Sistem Gantung Polibag diberi pengait kawat dan digantung di pinggiran drum sehingga bagian bawah polibag terendam air lele sekitar 5 cm. Sistem Rak/Apung Membuat rak di atas kolam atau menggunakan styrofoam berlubang agar polibag tetap tegak dan akarnya menyentuh air. 3. Tahapan Penanaman ​A. Penyemaian Padi ​Semaikan benih padi unggul di wadah terpisah hingga berumur 15–20 hari atau memiliki 3–4 helai daun sebelum dipindahkan ke polibag. ​B. Penebaran Bibit Lele ​Isi wadah dengan air dan diamkan selama 2–3 hari agar gas klorin hilang dan tumbuh plankton. ​Masukkan bibit lele (ukuran 5–7 cm). Jangan terlalu padat; untuk ember 80 liter, cukup 50–60 ekor. ​C. Penanaman Padi ​Pindahkan bibit padi ke dalam polibag yang sudah disiapkan (1–2 bibit per polibag). Pastikan media tanam cukup padat agar padi tidak roboh. ​4. Perawatan dan Nutrisi ​Keunggulan sistem ini adalah simbiosis mutualisme: ​Nutrisi Otomatis: Air kolam lele kaya akan amonia (dari kotoran dan sisa pakan). Bakteri dalam media tanam akan mengubah amonia menjadi nitrat yang merupakan "makanan utama" bagi padi. ​Penyiraman: Anda tidak perlu menyiram secara rutin jika bagian bawah polibag terendam air kolam (sistem kapiler). ​Penyortiran Lele: Lakukan penyortiran ukuran lele setiap 2 minggu agar tidak terjadi kanibalisme dan pertumbuhan merata. ​Keuntungan Metode Ini ​Double Harvest: Anda bisa panen karbohidrat (padi) dan protein (lele) sekaligus. ​Hemat Lahan: Bisa dilakukan di teras atau balkon. ​Organik: Padi tumbuh lebih subur tanpa banyak pupuk kimia karena sudah mendapat nutrisi alami dari limbah lele. ​Efisien Air: Air lele tidak perlu sering diganti karena tanaman padi membantu menyerap racun amonia yang berbahaya bagi ikan. ​Catatan Penting: Pastikan tanaman padi mendapatkan sinar matahari penuh (minimal 6–8 jam sehari) karena padi adalah tanaman yang sangat bergantung pada cahaya untuk proses fotosintesis dan pengisian bulir.