Ario Setiawan - Ini Lebaran ( Jangan Marah ) Offcial Music Video
Ario setiawan
0:00 / 0:00
Ario Setiawan - Ini Lebaran ( Jangan Marah ) Offcial Music Video
22 465 просмотров · 6 месяцев назад
Ario setiawan
10,7 тыс. подписчиков
22 465 просмотров · 6 месяцев назад
#ArioSetiawan #IniLebaran
Ario Setiawan - Ini Lebaran (Jangan Marah)(Official Music Video)
MUSIC CREDITS:
Performed by Ario Setiawan ( LYLA )
Written by Aldy Nada Permana, Ario Setiawan
Produced by Mizida
Music Arranged by Aldy Nada Permana
Vocal Recorded Starlight Music Studio Jakarta
Vocal Director by Baina Bivo
Edited by Seno
Mix & Mastered by Aldy Nada Permana
Executive Producer : Mizida, Christo , Edy Argan ,
Producer : Muhammad Azhar Kader
Publishing : PT Aquarius Pustaka Music
VIDEO CREDITS :
A Music Video by: LensArt Pictures
Director: Didiq Presdir
Assisten Director : Handra
Creative Director: Didiq Presdir
Production Assisten : Alfhian
Music Video Producer: Richo Faridho Eduardo
Director of Photography : Reza Darwin
Camera Operator: Reza Darwin & Abdur rochman
Art Director: Satria Ariza
Team Art : Hafidz Ardin, Egi Pamungkas
Production Designer: Didiq Presdir , Ario Setiawan
Gaffer : Indra Prawiranegara
Lighting crew : Wahyu
Make Up Artist: anisa fajrina
Wardrobe Stylist: Anisa Fajrina
Behind the scene : Umam Elva
Edited by : LensArt Studio
In collaboration with : Oerang Borneo , Martapala47 , Ronin Lighting Team , Global Century , Nisa Makeup Look
Talent :
Bapak : Abdurrazak L
Ibu : Haini
Anak 1 : Ario Setiawan
Anak 2 : Shabrina Sahla Kamila
Anak 3 : Akeng
Ojol : Muhammad Raffi
Istri Ario : Thea Octavia
Anak Ario : Aomar Alterio
Anak Ario : Dzakir Ali Alterio
=====================================
Lagu lebaran bernuansa adat melayu indonesia ini resmi dirilis pada 3 Maret 2026 ,
“Ini Lebaran (Jangan Marah) ” bukan sekadar lagu religi musiman. Ia adalah refleksi mendalam tentang hubungan antarmanusia—tentang luka kecil yang dibiarkan tumbuh, tentang gengsi yang menghalangi maaf, dan tentang keberanian untuk kembali membuka hati. karna suka cita hari lebaran tidak boleh ternoda oleh marah, benci dan dendam . Mari di rayakan !
Dengan balutan aransemen yang syahdu melayu dan megah, lagu ini menghadirkan atmosfer haru yang begitu lekat dengan tradisi Idul Fitri di Indonesia. Dentingan instrumen tradisional berpadu dengan sentuhan modern, menciptakan harmoni yang terasa klasik sekaligus relevan. Lagu ini dikomposeri oleh Aldi Nada, yang juga menjadi pencipta bersama Ario Setiawan. Proses kreatif keduanya melahirkan karya yang jujur dan personal, namun mampu mewakili perasaan banyak orang.
Dan karya ini juga lahir karna keinginan yang begitu sangat indonesia memiliki lagu lebaran yang khas dan kuat .
Semoga lagu ini selalu bisa membersamai perasaan hari raya yang selalu di rayakan
————————————————
LYRIC :
INI LEBARAN (JANGAN MARAH)
*
Pergi ke pasar membeli baju
Pulangnya mampir dulu tuk beli durian.
Janganlah kamu terus merajuk
Labih baik senyum waktunya salam-salaman
Pergi ke warung membeli kelapa,
Dibuat hidangan untuk makan bersama
Kalau masih suka ngambek cemberut juga,
Awas nanti tak dapat ‘salam tempel’ nya .
Reff :
Jangan marah, dendam tak usah disimpan
Ini lebaran, maaf-maafan
Saling ikhlaskan agar tenang dunia akhirat
Yang sudah biarlah sudah tak perlu diingat-ingat
**
Berangkat mudik, sampai nya petang
Putar musik , tebayang bayang, ketupat dan rendang .
Hati tak sabar bertemu family .
Ibu, bapak, kakek, nenek, paman dan bibi
jadi merana, karana sodara
Banyak tanya, kerja apa , kapan nikah nya ? )
Ku maafkan semua salah & ucap kata
Agar tiada benci dendam antara kita
Reff :
Jangan marah, dendam tak usah disimpan
Ini lebaran, maaf-maafan
Saling ikhlaskan agar tenang dunia akhirat
Yang sudah biarlah sudah tak perlu diingat-ingat
lebaran.. ini lebaran
saling maafkan.. saling bebaskan
ending :
Sahut takbir menggema di awan
jadi pertanda hari yang fitri
terimakasih ya ramadan
taun depan semoga kita berjumpa lagi
————
Follow Our Social Media Ario Setiawan
Official Instagram : / ariosetiawan_
Official TikTok : / ariosetiawan_
Published by Magic No.7 Records 2026