Перейти к содержимому

Bukan Sekadar Ramalan, Tarot Jadi Ruang Cerita dan Refleksi Diri Gen Z di Semarang

KuasaKata TV

0:00 / 0:00

Bukan Sekadar Ramalan, Tarot Jadi Ruang Cerita dan Refleksi Diri Gen Z di Semarang

12 просмотров · 2 дня назад
KuasaKata TV
2,88 тыс. подписчиков
12 просмотров · 2 дня назад
Di salah satu sudut ruang yang tenang di Gramedia Jalma Semarang Pandanaran, aktivitas konsultasi menggunakan kartu tarot kini makin diminati anak muda. Tempat ini menjadi pilihan bagi banyak orang yang ingin berdiskusi santai di tengah riuhnya kehidupan. Bagi Generasi Z, pembacaan kartu tarot bukan lagi soal hal-hal mistis, melainkan cara untuk mengurai kebingungan. Mulai dari perjalanan karir, asmara hingga perjalanan hidup. Aga Rahmadani, praktisi dari Nekomaru Tarot, beranggapan bahwa banyaknya pikiran dan tekanan di era digital ini sering membuat anak muda merasa cemas dan was was sehingga memerlukan tempat untuk bercerita dan mendapatkan saran. Selain kartu tarot biasa, proses konsultasi ini juga memakai media kartu lain seperti Lenormand dan Oracle. Penjelasannya disampaikan lewat arti gambar pada kartu yang dipilih sendiri oleh pengunjung. Pengunjung juga bebas memilih gaya penyampaian hasil bacaan kartu. Mereka bisa memilih gaya komunikasi yang jujur apa adanya tanpa penutup-nutupan, atau gaya bicara yang lebih halus dan santai. Sesi pembacaan ini pada akhirnya menjadi tempat mengobrol yang aman tanpa takut dihakimi. Hasil bacaan kartu dipakai pengunjung untuk membantu menenangkan pikiran dan merencanakan langkah ke depan. Tarot sebenarnya hanya alat bantu untuk melihat kembali diri sendiri, bukan untuk meramal nasib secara pasti.