Romo Ca-fe : Siapa yang menjadikan Santo/Santa, menurut Kitab Suci.
KEBENARAN MEMERDEKAKANMU
0:00 / 0:00
Romo Ca-fe : Siapa yang menjadikan Santo/Santa, menurut Kitab Suci.
1 953 просмотра · 17 часов назад
KEBENARAN MEMERDEKAKANMU
1,61 тыс. подписчиков
1 953 просмотра · 17 часов назад
Gereja Katolik mengajarkan bahwa Allah adalah pelaku utama yang membuat seseorang menjadi kudus, sementara Gereja hanya memberikan pengakuan resmi melalui proses yang disebut kanonisasi.
Pandangan Teologis
Kudus dari Allah: Kekudusan berasal dari rahmat Allah dan pengorbanan Yesus Kristus. Manusia tidak bisa "menciptakan" atau "membuat" seseorang menjadi suci dengan kekuatan sendiri.
Kerjasama Manusia: Orang yang kelak menjadi santo atau santa adalah mereka yang menanggapi rahmat Allah secara maksimal dan hidup dalam kebajikan heroik semasa hidupnya.
Peran Gereja (Kanonisasi)
Bukan "Membuat" tapi "Menyatakan": Proses kanonisasi di Katedral Jakarta dijelaskan bukan untuk "membuat" seseorang menjadi kudus, melainkan wewenang Gereja untuk menyatakan secara resmi bahwa orang tersebut sudah berada di surga bersama Allah.
Paus dan Otoritas Tertinggi: Keputusan akhir untuk mengangkat seseorang menjadi santo atau santa berada di tangan Paus melalui penyelidikan ketat oleh Dikasteri (dulu Departemen) untuk Penggelaran Kudus.
Bukti Mukjizat: Melalui perantara doa orang tersebut, Allah menunjukkan tanda mukjizat yang memvalidasi status kekudusan mereka di hadapan Gereja.