AKIBAT TIDAK MENJAGA LISAN SAAT BERBICARA - Ustadz Syafiq Riza Basalamah #ceramah #kajianislam
Media Dakwah Official
0:00 / 0:00
AKIBAT TIDAK MENJAGA LISAN SAAT BERBICARA - Ustadz Syafiq Riza Basalamah #ceramah #kajianislam
2 708 просмотров · 1 день назад
Media Dakwah Official
7,32 тыс. подписчиков
2 708 просмотров · 1 день назад
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh;
Akibat Tidak Menjaga Lisan Saat Berbicara - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah., MA
#syafiqrizabasalamah #ustadzsyafiqrizabasalamah #ustadzsyafiqrizabasalamahterbaru #akibat #tidak #menjaga #lisan #saat #bicara #kajian #kajianislam #kajiansunnah #kajiansalaf #kajianonline #dakwah #dakwahislam #ustadsyafiq #ceramah #ceramahterbaru #motivasi #motivasidiri #shorts #shortvideo #shortsyoutube
Lisan merupakan nikmat besar dari Allah yang memungkinkan manusia menyampaikan ilmu, nasihat, dan kebaikan. Namun, apabila tidak dijaga, lisan dapat menjadi sumber dosa, menyakiti hati orang lain, merusak hubungan, bahkan menyeret seseorang kepada kebinasaan. Dalam kajian ini, mengingatkan pentingnya mengendalikan ucapan dan membiasakan diri berkata baik atau diam.
1. Nikmat Lisan dan Tanggung Jawabnya
Lisan harus digunakan untuk berdzikir, membaca Al-Qur’an, menyampaikan kebenaran, dan menebarkan manfaat. Banyak bicara tanpa kebutuhan dapat mengeraskan hati dan membuka pintu kesalahan.
2. Setiap Ucapan Dicatat
Allah berfirman:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap mencatat.”
(QS. Qaf: 18)
Ayat ini mengingatkan bahwa setiap ucapan akan dipertanggungjawabkan. Tidak ada perkataan yang sia-sia di hadapan Allah.
3. Lisan Menjadi Sebab Masuk Neraka
Ketika Mu’adz bin Jabal رضي الله عنه bertanya tentang amalan yang memasukkan ke dalam surga dan menjauhkan dari neraka, Rasulullah ﷺ memegang lisannya lalu bersabda:
كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا
“Jagalah ini.”
Beliau juga menjelaskan bahwa banyak manusia tersungkur ke dalam neraka dengan wajah mereka disebabkan oleh hasil ucapan lisan mereka.
4. Bahaya Ucapan yang Menyakiti
Seseorang bisa saja rajin shalat malam dan berpuasa sunnah, tetapi amalnya terancam karena lisannya menyakiti tetangga, mencela, berkata kasar, ghibah, atau merendahkan orang lain. Banyak bicara juga meningkatkan peluang seseorang terjatuh dalam dosa dan penyesalan.
5. Prinsip Mukmin: Berkata Baik atau Diam
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Kesimpulannya, menjaga lisan adalah bagian penting dari kesempurnaan iman. Seorang mukmin hendaknya berpikir sebelum berbicara, memastikan ucapannya benar dan bermanfaat, serta memilih diam apabila perkataannya tidak membawa kebaikan.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Barakallahu Fiikum, Terima kasih telah menonton video ceramah dan kajian dakwah di chanel Media Dakwah Official. Mari sebarkan kebaikan seluasnya dengan selalu mendukung chanel ini agar terus berkembang dengan cara LIKE, COMENT, SHARE, SUBSCRIBE dan Ikon Klik Lonceng Untuk Mendapatkan Ceramah dan Kajian Youtube Lainnya :
/ @mediadakwahofficialchanel
Semoga Allah memberkahi setiap langkah kita — baik yang telah menyaksikan kajian ini, mengamalkannya, maupun menyebarkanluaskannya. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, meneguhkan iman di hati kita, melapangkan rezeki, dan mempertemukan kita semua di surga-Nya kelak bersama orang-orang saleh.