Kesalahan Utama Pada Pemiliharaan Ayam
Abgari Farm
0:00 / 0:00
Kesalahan Utama Pada Pemiliharaan Ayam
158 просмотров · 7 дней назад
Abgari Farm
440 подписчиков
158 просмотров · 7 дней назад
Kesalahan Utama Pada Pemiliharaan Ayam.
1. Kurangnya dalam Pencegahan Cacingan
Banyak peternak melewatkan pemberian obat cacing berkala pada ayam usia remaja yaitu pada umur ayam 30 hari hingga 2 bulan kedepan, sehingga pertumbuhan ayam terhambat dan tidak mencapai target yang kita harapkan.
Apabila teman-teman dalam pemeliharaan ayam mempunyai modal sedikit, teman-teman bisa menggunakan rempah-rempah yang mudah ditemukan disekeliling rumah ataupun didalam rumah.
Karena dalam mengantisipasi cacingan pada ayam, kita bisa memberikan rempah-rempah seperti Bawang Putih, Kunyit, Cabai dan Bawang Bombai.
2. Kandang Terlalu Padat mengakibatkan Kanibalisme
Memelihara ayam melebihi kapasitas kandang yang telah disiapkan oleh peternak, sehingga memicu ayam stres, perebutan pakan hingga ayam saling patuk (kanibalisme).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, saran saya kita harus memelihara ataupun mengisi ayam untuk dipelihara sesuai dengan kapasitas kandang, karena agar ayam tidak mengalami kanibalisme karena perebutan makanan pada saat didalam kandang.
Selain menjadi kanibalisme, pertumbuhan ayam juga terhambat karena ruang gerak mereka terlalu sempit.
3. Manajemen Pakan yang Buruk
Kesalahan fatal peternak pemula adalah memberikan sisa makanan atau nasi saat masa awal pembesaran. Ayam membutuhkan nutrisi dengan protein kasar minimal 21% agar pertumbuhannya maksimal.
Memberikan nasi bekas atau nasi basi, selain memperburuk nutrisi pada ayam, ayam juga dapat terjangkit virus karena nasi sisa biasanya sudah bau dan sering dihinggapi oleh lalat untuk sarang bertelur.
Jadi pemberian pakan pada ayam harus fresh atau segar, pemberian nasi yang bagus dan dicampur dengan daun-daun hijau, selain dapat membantu pertumbuhan ayam, pakan tersebut juga sebagai pakan alternatif sebagai penghemat biaya pakan.
4. Terlalu Ambisius Mengejar Populasi Banyak
Banyak pemula langsung membeli bibit dalam jumlah besar tanpa memahami karakter ayam, biosekuriti kandang, maupun kesiapan pasar. Rekomendasi terbaik adalah mulai dari skala kecil sembari menikmati proses belajar.
Karena apabila kita mulai dari kecil, kita sudah pasti bisa tahu karakter ayam dari pertumbuhan 0 hingga pada saat saat panen, apabila kita memelihara ayam pedaging. Kemudian dari skala kecil kita juga masih banyak waktu untuk mencari pasar yaitu mempromosikan kepada tetangga ataupun teman-teman hingga ketingkat rumah makan atau resto.
Karena apabila langsung memperbanyak populasi, tentuny biasa pakan akan besar dikeluarkan, waktu pemantauanpun pasti harus efektif hingga pada saat pemanenan semua ayam yang kita pelihara pastinya semuanya harus habis terjual untuk mengembalikan biaya pakan hingga keuntungan yang kita dapatkan, namun apabila sebaliknya ayam hanya terjual dengan persentase 50% maka sudah dipastikan kita tidak mendapatkan keuntungan selama proses pemiliharaan.
5. Kurang Disiplin dalam Menjaga Ketahanan Tubuh
Terlambat mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem dapat memicu kematian mendadak atau kelumpuhan. Peternak sukses umumnya rutin melakukan fumigasi (pengasapan) kandang dan memberikan ramuan hebal seperti kunyit, jahe, bawang putih sebagai penguat imun.
Kepada teman-teman pemula, ramuan herbal untuk ayam-ayam peliharaan tidak sepenuhnya kita beli ditoko, namun kita dapat memanfaatkan ramuan herbal yang sering kita jumpai didapur para emak-emak.
Namun bahan-bahan tersebut harus kita olah sendiri, lumayan untuk menghemat biaya pembelian obat ataupun suplemen untuk ayam peliharaan.