Перейти к содержимому

Menyengat, 5 Puisi Wiji Thukul yang Masih Relevan Hingga Sekarang

Tukang Kliping

0:00 / 0:00

Menyengat, 5 Puisi Wiji Thukul yang Masih Relevan Hingga Sekarang

665 659 просмотров · 7 л. назад
Tukang Kliping
648 тыс. подписчиков
665 659 просмотров · 7 л. назад
Agak sulit untuk memilah hanya 5 dari ratusan puisi karya penyair Wiji Thukul. Aktivis buruh ini telah menciptakan ratusan sajak yang bertemakan tentang kerakyatan. Dalam puisi-puisinya, ia mengupas kehidupan rakyat kecil yang hidup di bawah kepemimpinan otoriter pada masa Orde Baru. Rasa-rasa pahit kemiskinan dan penderitaan terasa begitu pilu terurai melalui untaian kata yang Wiji tulis. Ia berbicara dengan bahasa sederhana, yang dengan mudah dapat dimengerti oleh orang awam sekalipun yang bahkan belum pernah berkenalan dengan puisi. Ia bernyali dan jujur dalam mengungkapkan apa yang ia lihat, dengar, ucapkan, dan rasakan. “Hanya ada satu kata: Lawan!” mungkin menjadi penggalan kalimat yang paling terkenal dari karya Wiji dan sering digunakan oleh kaum buruh dan kelompok marjinal saat menyuarakan aspirasi mereka. #wijithukul #sejarah #tukangkliping Sumur: https://www.rappler.com/indonesia/ayo... ********************** Tukang Kliping merupakan channel khusus untuk orang yang open minded, yang menyajikan informasi dengan kemasan unik, menarik, menggelitik, heboh, bahkan mengangkat yang jarang dipersoalkan dan dipertanyakan ulang di masyarakat hingga bersifat tabu, mulai dari politik, ekonomi, sosial dan budaya yang diambil dari berbagai sumber kredibel terpercaya yang sudah ditelisik terlebih dulu untuk disajikan sebagai bahan tontonan penambah wawasan, pengetahuan serta hiburan. ********************** ►Subscribe agar berwawasan luas karena mengetahui banyak hal dan bantu sebarkan ke yang lain. Klik di sini    / @tukangkliping   ********************** Media Sosial Tukang Kliping : ►Facebook :   / tukangklipingresmi   ►Twitter :   / situkangkliping   ►Instagram :   / tukangkliping   ********************** FAIR-USE COPYRIGHT DISCLAIMER Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for "fair use" for purposes such as criticism, commenting, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favour of fair use. 1)This video has no negative impact on the original works 2)This video is also for share history and news purposes. 3)It is not transformative in nature. Tukang Kliping does not own the rights to these images, videos and audio files. They have, in accordance with fair use, been repurposed with the intent of news or information. However, if any content owners would like their images removed, please contact us by email at situkangkliping@gmail.com