Tiga Belas Tahun Tanpa An#s dan Kel4m!n Bocah Tegar Ditinggal Ayah Menangis Terima Bantuan Medis
Abi Fatimah Fahira
0:00 / 0:00
Tiga Belas Tahun Tanpa An#s dan Kel4m!n Bocah Tegar Ditinggal Ayah Menangis Terima Bantuan Medis
8 088 просмотров · 12 дн. назад
Abi Fatimah Fahira
157 тыс. подписчиков
8 088 просмотров · 12 дн. назад
TIGA BELAS TAHUN DIUJI KELAINAN FISIK SEJAK BAYI BOCAH TEGAR DITINGGAL AYAH MENANGIS TERIMA BANTUAN MEDIS
"Di balik seragam sekolahnya yang rapi, ada kantong medis yang selalu menemani. Namun, ketegaran Arif dan ketulusan ibunya tak pernah luntur oleh ujian hidup."
Bismillahirahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil 'alamin. Sahabat Kebaikan, tim Abi Fatimah Fahira Berbagi kembali dipertemukan dengan sebuah kisah perjuangan luar biasa dari Kampung Citugu, Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Beliau adalah Ibu Maesaroh dan putra bungsunya, Muhammad Arif Hidayatulloh (13 tahun).
Sejak usia 3 bulan, Arif harus memikul ujian kesehatan yang sangat berat akibat kelainan organ pencernaan dan saluran pembuangan sejak lahir. Ujian semakin terasa pahit karena sang ayah telah pergi meninggalkan mereka sejak Arif masih bayi. Kini, Arif bersama ibu dan kedua kakaknya harus menumpang tinggal di rumah sang kakek yang bekerja serabutan.
Pengorbanan Ibu & Perjuangan Arif Menuntut Ilmu
Demi menghidupi tiga anaknya dan membeli pampers harian Arif, Ibu Maesaroh dulu bekerja keras di pabrik. Namun setelah Arif menjalani operasi pemasangan kantong kolostomi di RSAB, sang ibu terpaksa berhenti bekerja. Tidak ada orang lain yang bisa menggantikan tugas telaten sang ibu dalam mengganti kantong medis, membersihkan luka, dan merawat Arif setiap hari.
Kebutuhan harian medis Arif terbilang sangat tinggi, mencapai lebih dari Rp2.200.000 setiap bulannya untuk membeli kantong kolostomi, pampers, salep khusus, tisu, susu, hingga vitamin. Biaya ini sangat membebani sang ibu yang berjuang sendirian tanpa penghasilan tetap.
Meski harus berjuang dengan kantong medis di tubuhnya, Arif tidak pernah berkecil hati. Saat ini Arif duduk di kelas 6 MI Mahpudiyah dan selalu bersemangat pergi sekolah dengan diantar sang ibu setiap hari. Cita-citanya sederhana: ingin segera menjalani operasi tahap kedua dan bisa sembuh seperti anak-anak lainnya.
Penyaluran Amanah & Harapan Kesembuhan
Melihat keteguhan hati Arif dan perjuangan tanpa lelah Ibu Maesaroh, tim Abi Fatimah Fahira Berbagi hadir menyalurkan amanah dari para donatur dermawan. Bantuan dialokasikan langsung untuk pemenuhan kebutuhan medis harian Arif (kantong kolostomi, pampers, salep, susu, vitamin) serta bantuan operasional dan kebutuhan sembako keluarga.
Tangis haru dan raut lega terpancar dari wajah Ibu Maesaroh saat amanah medis ini diserahkan. Bantuan ini menjadi penopang nafas perjuangan Arif untuk terus berobat dan meraih kesembuhan.
#ArifBocahTegar #BantuanMedisArif #KantongKolostomi #AbiFatimahFahira #DiosiBudiUtama #SedekahJariyah #KisahNyataMengharukan #BerbagiKebaikan #InspirasiIbuTunggal #CigombongBogor