Sumbu Filosofi Jogja: Garis Tak Terlihat Manusia, Alam dan Sesuatu yang Tidak Pernah Pergi
Ayunurita
0:00 / 0:00
Sumbu Filosofi Jogja: Garis Tak Terlihat Manusia, Alam dan Sesuatu yang Tidak Pernah Pergi
10 просмотров · 1 день назад
Ayunurita
4,12 тыс. подписчиков
10 просмотров · 1 день назад
Kalau kamu tarik garis lurus dari Panggung Krapyak, lewat Keraton, sampai Tugu Pal Putih — kamu nggak cuma sedang menyusuri jalan biasa. Kamu sedang berjalan di atas rancangan Sultan Hamengkubuwono I dari hampir tiga ratus tahun lalu, yang menggambarkan seluruh perjalanan hidup manusia. 🌿
Di video ini, kita bahas tuntas Sumbu Filosofi Yogyakarta — dari sejarah Perjanjian Giyanti 1755, makna Sangkan Paraning Dumadi, sampai perbedaannya dengan Sumbu Imajiner yang dipercaya menghubungkan Keraton dengan Gunung Merapi dan Laut Selatan lewat kepercayaan tentang Nyi Roro Kidul. Kita tutup dengan pengakuan UNESCO 2023, dan cerita-cerita yang masih beredar di kalangan warga sampai hari ini.
📖 Ini bagian dari seri Kisah di Balik Sejarah channel Ayunurita — cerita yang diriset dari sumber-sumber terpercaya, dikemas dengan tenang dan hangat, dan tetap ada pesan yang bisa kita bawa pulang di akhir.
Menurut kamu, mana yang lebih menarik dari cerita ini — sisi sejarah dan filosofinya, atau sisi kepercayaan dan mitosnya? Tulis di kolom komentar ya!
🔔 Subscribe & nyalain lonceng notifikasi biar nggak ketinggalan cerita seru & konten edukasi pramuka lainnya! 📸 IG: @ayunurita
#SumbuFilosofi #Yogyakarta #WarisanDuniaUNESCO #SejarahJogja #MisteriJogja #StorytellingIndonesia #Ayunurita