Перейти к содержимому

Sempat Jadi Tukang Pijat, Tunanetra Lulusan Sastra Ini Sukses Jadi ASN Pemprov DKI! | media pertuni

Persatuan Tunanetra Indonesia

0:00 / 0:00

Sempat Jadi Tukang Pijat, Tunanetra Lulusan Sastra Ini Sukses Jadi ASN Pemprov DKI! | media pertuni

312 просмотров · 2 недели назад
Persatuan Tunanetra Indonesia
597 подписчиков
312 просмотров · 2 недели назад
Sobat Pertuni, tahukah kamu kalau penyandang disabilitas netra tidak hanya bisa bekerja sebagai staf Call Center atau Marketing? Di instansi pelayanan publik seperti Perpustakaan dan Kearsipan pun, kita sangat dibutuhkan! Di episode kali ini, Aryani membongkar kisah hidup yang luar biasa dari Kak Agatha Febriani Anjarsari (Ketua 1 Bidang Advokasi & Kerjasama DPP Pertuni sekaligus ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta). Perjalanan Kak Agatha sungguh berliku. Bayangkan, ia harus kehilangan penglihatannya secara permanen akibat Glaukoma tepat saat sedang mengerjakan skripsi S1 Sastra Indonesia. Demi menghidupi diri sebagai anak pertama, ia tak gengsi menempuh pelatihan rehabilitasi dan bekerja sebagai pemijat tunanetra selama bertahun-tahun. Namun, support system yang kuat dan semangatnya untuk terus belajar teknologi adaptif membawanya masuk ke sektor formal (LSM), hingga akhirnya sukses menembus seleksi CPNS di Pemprov DKI Jakarta! Kini, sebagai ASN, Kak Agata berhasil menginventarisir 10.000+ eksemplar buku Braille di Perpustakaan Jakarta, mengawal pemasangan Guiding Block, bahkan berhasil membujuk Kepala Dinas untuk membuka lowongan kerja bagi teman-teman disabilitas lainnya! Yuk, tonton sampai habis inspirasi luar biasa ini! Jangan takut keluar dari zona nyaman, dan mari buktikan bahwa disabilitas mampu berkarya di segala bidang profesi. Jangan lupa klik Like, Comment, Subscribe, dan Share ya! 📌 Navigasi Video (Timestamp): 00:00 - Teaser: Serapan pekerja disabilitas 2%, realitas atau formalitas? 00:36 - Opening: Kenalan dengan Kak Agat, ASN Pemprov DKI Jakarta 01:54 - Kisah Sedih: Kehilangan penglihatan karena Glaukoma saat kerjain skripsi! 03:19 - Bangkit berkat Support System & Menang kompetisi Teater Indonesia 05:52 - Lulus S1 malah jadi tukang pijat Tunanetra? "Apapun asal halal!" 08:29 - Menembus sektor formal: Bekerja di sekretariat LSM & belajar screen reader 10:48 - Perjuangan tes CPNS 2018: Panitia BKN enggak paham cara bacain soal buat Tunanetra! 16:32 - Penempatan unik! Tunanetra jadi Penyuluh Kearsipan & Perpustakaan? 19:35 - Shock hari pertama kerja: Disuruh inventarisir 10.000 Buku Braille! 22:15 - Keren! Pakai jabatan PNS buat ngebujuk Kadis buka loker untuk sesama Tunanetra 28:38 - Susahnya advokasi dari "dalam" sistem pemerintahan (Kasus Guiding Block TIM) 35:46 - Perda No.4/2022 Jakarta & Pentingnya Unit Layanan Disabilitas (ULD) 38:15 - Lolos uji kompetensi Jabatan Fungsional Pustakawan Disabilitas pertama 40:54 - Pesan penting: Jangan sia-siakan amanah kuota 1%, masih banyak yang nganggur! 🌐 Ikuti terus update dari Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia): Instagram: @pertuni.dpp TikTok: @pertuni.dpp Kontak kami di: media@pertuni.or.id Website: www.pertuni.or.id #Pertuni #MediaPertuni #ASNDisabilitas #PNSDKI #CPNSDisabilitas #Tunanetra #Glaukoma #PerpustakaanJakarta #Pustakawan #KisahInspiratif #DisabilitasSukses #KerjaDisabilitas #PodcastPertuni #NgulikRegulasi