Apa yang dilakukan Manusia Purba Saat sakit Gigi?
Hen AI
0:00 / 0:00
Apa yang dilakukan Manusia Purba Saat sakit Gigi?
102 просмотра · 18 ч назад
Hen AI
47 подписчиков
102 просмотра · 18 ч назад
Apa yang dilakukan manusia purba saat sakit gigi? Jauh sebelum ada dokter gigi, mereka sudah merasakan denyut nyeri yang persis sama dengan yang kamu rasakan pukul dua pagi.
Kamu mungkin mengira manusia purba hanya bisa pasrah, atau tidak pernah sakit gigi karena tidak ada permen. Ternyata jawabannya jauh lebih aneh. Video ini menelusuri jejak sakit gigi dari masa ke masa, mulai dari tengkorak tanpa gigi di Dmanisi yang berusia sekitar 1,7 juta tahun, gigi berlubang para pemburu-pengumpul di Maroko, sampai karang gigi seorang Neanderthal yang menyimpan jejak pohon poplar dan jamur Penicillium.
Kamu juga akan melihat bagaimana seseorang mengorek lubang gigi dengan batu api sekitar 14.000 tahun lalu, bagaimana 11 gigi dibor dengan rapi di Mehrgarh, Pakistan, sekitar 9.000 tahun lalu, dan bagaimana sebuah taring berusia sekitar 6.500 tahun ditambal dengan lilin lebah. Di bagian akhir, kita membahas kenapa peradaban dan pertanian justru membuat gigi manusia lebih mudah rusak, dan kenapa rasa takutmu pada suara bor dokter gigi punya akar yang sangat tua.
Cara mana yang menurutmu paling berani, mengorek dengan batu api, mengebor dengan bor busur, atau menambal dengan lilin lebah? Tulis di kolom komentar.
Kalau gigimu sedang sakit, jangan menunggu sampai nyerinya hilang sendiri. Infeksi di gigi tidak selalu pergi tanpa diobati, jadi temui dokter gigi.
Sumber:
David Lordkipanidze dan tim, Nature, 2005 (tengkorak tanpa gigi dari Dmanisi)
Louise Humphrey dan rekan, PNAS, 2014 (gigi pemburu-pengumpul di Maroko)
Laura Weyrich dan tim, Nature, 2017 (karang gigi Neanderthal El Sidrón)
Gregorio Oxilia dan rekan, Scientific Reports, 2015 (gigi dari Riparo Villabruna)
Alessandra Coppa dan tim, Nature, 2006 (gigi yang dibor di Mehrgarh)
Federico Bernardini dan rekan, PLOS ONE, 2012 (tambalan lilin lebah di Slovenia)
Christina Adler dan Alan Cooper, Nature Genetics, 2013 (perubahan bakteri mulut manusia)
#ManusiaPurba #SejarahManusia #SakitGigi