Перейти к содержимому

Warisan Anak Laki-Laki Lebih Besar, Apa Alasan Dalam Islam? || Ust. Khalid Basalamah #warisanislam

Semua Tentang Islam

0:00 / 0:00

Warisan Anak Laki-Laki Lebih Besar, Apa Alasan Dalam Islam? || Ust. Khalid Basalamah #warisanislam

815 просмотров · 1 г. назад
Semua Tentang Islam
15,2 тыс. подписчиков
815 просмотров · 1 г. назад
Kalimat yang menyatakan hal demikian, ada pada QS. An-Nisa ayat 11 dan 176: لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِ Artinya: “Bagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan.” Lantas timbul pertanyaan, mengapa pembagian harta warisan untuk laki-laki lebih banyak daripada perempuan? Apa alasannya? 5 Alasan Warisan Laki-Laki Lebih Banyak Syekh Muhammad Ali As-Shabuni (w 2021) dalam kitab Al-Mawarits fis Syari’ah Al-Islamiyah menjelaskan, terdapat lima alasan mengapa pembagian harta warisan untuk laki-laki lebih banyak daripada perempuan: 1. Perempuan secara umum ditanggung kebutuhan dan keperluannya. Adapun nafkahnya dilimpahkan dan menjadi tanggung jawab bagi ayah, anak, saudara atau kerabat dekatnya. 2. Perempuan tidak dibebankan kewajiban menafkahi siapapun. Berbeda dengan laki-laki, ia diwajibkan untuk menafkahi keluarganya, kerabatnya atau siapa pun yang menjadi tanggungannya. 3. Tanggungan nafkah laki-laki lebih banyak dan keterikatannya dengan penggunaan harta lebih besar. Karenanya, kebutuhannya terhadap harta lebih banyak pula daripada perempuan. 4. Laki-laki akan membayar mahar (ketika menikah). Selain itu ia juga dibebankan untuk memberikan nafkah tempat tinggal, pangan dan pakaian bagi istri dan anaknya. 5. Tanggungan biaya pendidikan anak dan jaminan kesehatan untuk keluarga. Keduanya merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh seorang laki-laki. #ngajionline #khalidbasalamah #ngajiyuk