Perjalanan Trans Papua 430 Km Merauke - Boven Digoel (baca lengkap di deskripsi)
Dewanto
0:00 / 0:00
Perjalanan Trans Papua 430 Km Merauke - Boven Digoel (baca lengkap di deskripsi)
3 389 просмотров · 1 месяц назад
Dewanto
7,38 тыс. подписчиков
3 389 просмотров · 1 месяц назад
Tran Papua di Provinsi Papua Selatan yang ber ibu kota di Merauke. Tidak seperti yang kita kira seperti yang terlihat di gambar thumbnail. Perjalanan kali ini akan menempuh rute dari kota Merauke ke Kabupaten Tanah Merah atau Boven Digoel, mungkin yang dibayangkan adalah jalan yang menembus hutan yang berlumpur dan sulit di lalui kendaraan. perlu diketahui disini bahwa perjalanan ini dilakukan pada awal tahun di bulan maret. jika dilakukan pada musim hujan akan sulit dilewati di beberapa titik karena luapan rawa atau sungai dan kendaraan yang dipakai harus double cabin 4x4 tetapi jika musim panas LCGC pun dapat tembus kesana.
angkutan yang tersedia untuk menuju kesana dari kota merauke kebanyakan adalah Totoya Hilux, Dahatsu Terios , atau Toyota Rush. ongkos sampai ke Boven Digoel 500 ribu rupiah per orang. Double cabin ini juga dapat membawa barang di bak nya. peumpang juga dapat duduk di bak belakang dengan ongkos yang lebih murah apabila penumpang di kabin sudah penuh.
Karena perjalanan ini adalah santai jadi kami banyak singgah seperti di SOTA, Muting dan di camp Asiki untuk makan atau sekedar melihat-lihat pemandangan. Berangkat dari kota Merauke pada pukul 08.00 dan sampai di Boven Digoel jam 19.
Perjalanan ini adalah perjalanan pertama saya ke arah utara sekaligus koordinasi dengan salah satu dinas disana untuk pertama kali jadi merupakan suatu pengalaman pertama bagi saya yang baru pertama selama ditempatkan di Merauke.
Konon dahulu sewaktu area sekitarnya masih tertutup hutan banyak hewan endemik yang bisa kita lihat seperti kanguru kecil atau walef di padang rumput, rusa liar, burung-burung seperti elang bahkan burung iconic cendrawasih dan sebagainya tetapi sekarang sudah berubah. Dalam perjalanan teman saya mas Yan berhenti sejenak di suatu titik dan menunjuk ke tepi jalan yang masih tersisa hutannya karena mendengar suara burung yang kemungkinan adalah cendrawasih yang terdengar suara kicauannya dari jauh tetapi belum bisa dipastikan bahwa itu burung yang dimaksud.
Lalu lintas yang sepi dan tidak padat membuat perjalanan lancar tetapi harus tetap waspada karena jalan tidak terlalu lebar. di beberapa ruas kita dapat memacu kendaraan dengan cepat tetapi jangan lengah karena di beberapa titik juga terdapat belokan yang tajam dengan tiba-tiba apalagi saat malam hari. itulah mengapa saya diantar oleh pengemudi yang berpengalaman seperti mas Yan ini.
Selain itu jalan ini dipakai juga oleh kendaraan truk pengangkut minyak sawit atau CPO dari perusahaan sawit di Asiki dekat Boven Digoel dan mereka sering mengambil sebagian jalan dengan melewati marka jalan. Demikian juga ketika berpapasan dengan double cabin kita harus melambat sedikit karena mereka lari agak kencang.
Perlu perhatian lebih dari para pengemudi pada saat melihat anjing di jalanan agar menghindari dan tidak menabrak karena anjing-anjing ini adalah peliharaan penduduk setempat. Kalaupun tidak dapat dihindari selesaikan dengan bijak kepada penduduk setempat.
Kita akan melintasi jembatan beberapa sungai seperti sungai Maro, sungai Kumbe, sungai Tape, sunagi Sunu dan lainnya. di beberapa tempat terdapat rawa-rawa yang luas dan itu adalah tempat memancing ikan yang populer bagi masyarakat sekitar tak terkecuali warga kota Merauke dan sekitarnya.
Jalan trans Papua ini tetap dilalui kendaraan selama 24 jam baik itu transportasi pribadi maupun umum seperti double cabin maupun truk pengangkut minyak sawit ke pelabuhan Merauke untuk dikirim ke berbagai tempat.
o iya di sepanjang rute ini terdapat pos-pos pengamanan perbatasan (pos pamtas)
demikian video ini semoga menghibur, next video perjalanan saya akan menuju ke distrik Yetetkun yang merupakan pos lintas batas negara (PLBN) di bagian utara timur provinsi Papua Selatan dan tidak jauh dari perbatasan antara Papua Selatan dan Papua tengah.
sampai jumpa..