Pasukan Khusus Iran Incar Nyawa Trump & Netanyahu, Sumpah Balas Dendam: Berkuasa atau Tidak, Bayar!
Bangka Pos Official
0:00 / 0:00
Pasukan Khusus Iran Incar Nyawa Trump & Netanyahu, Sumpah Balas Dendam: Berkuasa atau Tidak, Bayar!
5 154 просмотра · Трансляция закончилась 3 дня назад
Bangka Pos Official
792 тыс. подписчиков
5 154 просмотра · Трансляция закончилась 3 дня назад
BANGKAPOS.COM - Pasukan Khusus Iran Incar Nyawa Trump & Netanyahu, Sumpah Balas Dendam: Berkuasa atau Tidak, Bayar!
Angkatan Bersenjata Iran bersumpah akan terus mengejar Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan setelah perang usai.
Ditegaskan olehnya bahwa, darah para martir Iran harus dibayar juga dengan darah mereka para agresor.
Mengutip Iran International pada (27/9), perintah itu diutarakan oleh juru bicara militer senior Iran, Abolfazl Shekarchi.
Dia secara terbuka melontarkan ancaman tersebut dan melabeli kedua pemimpin sebagai pembunuh yang pasti akan menerima hukuman.
Ia menegaskan bahwa pihak Iran tidak akan pernah mengampuni Trump, Netanyahu, beserta seluruh kaki tangan yang terlibat dalam agresi tersebut.
Shekarchi menyatakan bahwa baik saat mereka masih berkuasa maupun tidak, para pemimpin tersebut tetap wajib membayar seluruh perbuatan mereka.
Sumpah balas dendam ini menjadi sinyal keras bahwa pasukan khusus dan militer Iran akan terus mengincar nyawa para target utama tanpa batas waktu.
“Bahkan jika perang berakhir, kami tidak akan mengampuni Trump, Netanyahu, dan kaki tangannya. Baik mereka berkuasa atau tidak, mereka akan membayar atas perbuatan mereka,” katanya kepada televisi pemerintah.
Dalam pernyatannya di televisi pemerintah, Shekarchi menekankan bahwa Teheran tidak akan membiarkan Amerika Serikat memulihkan kedudukannya dalam tatanan dunia baru.
Pihak militer Iran menilai tidak ada jalur yang aman bagi pasukan AS selain menarik diri sepenuhnya dari seluruh wilayah Timur Tengah.
Ia menambahkan bahwa semakin cepat Amerika Serikat angkat kaki dari kawasan, semakin sedikit pula kerugian dan korban jiwa yang akan mereka derita.
Terkait jalur pelayaran strategis, Shekarchi memperingatkan agar Amerika Serikat tidak pernah bermimpi untuk campur tangan di Selat Hormuz.
Setiap bentuk intervensi militer AS di jalur vital tersebut dipastikan akan langsung berbalas tamparan keras dari pasukan militer Iran.
Peringatan ini mempertegas posisi Teheran yang tidak akan pernah melupakan kejahatan para pemimpin AS dan Israel meskipun konflik bersenjata telah mereda.
Melalui penyataan tegas tersebut, Iran mengindikasikan bahwa perburuan terhadap para pejabat yang bertanggung jawab akan terus berlangsung secara global.
Ketegangan di kawasan diprediksi akan terus memuncak seiring dengan kesiapan penuh militer Iran dalam melancarkan aksi pembalasan dendam.
Publik internasional kini menyoroti ancaman terbuka Iran yang berjanji akan menagih bayaran atas setiap darah yang tumpah akibat kebijakan Trump dan Netanyahu.
Editor : Darwinsyah
Subscribe now for more Bangka Pos videos:
https://www.youtube.com/bangkaposoffi...
Like Bangka Pos on Facebook:
/ bangkapos
Do You Have Instagram, follow us:
/ bangkapos_
Editor : Darwinsyah