Перейти к содержимому

Bukan Perampokan! Warung Mie Babi di Sukoharjo Dibakar OTK, Pemilik Sebut Murni Aksi Perusakan

Tribunnews

0:00 / 0:00

Bukan Perampokan! Warung Mie Babi di Sukoharjo Dibakar OTK, Pemilik Sebut Murni Aksi Perusakan

31 530 просмотров · 3 дня назад
Tribunnews
15,6 млн подписчиков
31 530 просмотров · 3 дня назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM- Warung Mie dan Babi Tepi Sawah di Parangjoro, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah dibakar oleh empat orang tak dikenal pada Sabtu (12/9/2026). Pemilik warung, Jodi Sutanto, menyebut kejadian tersebut bukan perampokan karena tidak ada barang yang diambil pelaku. Jodi mengatakan para pelaku tidak mengambil satu pun barang dari warung. Kondisi tersebut membuatnya menyimpulkan bahwa aksi tersebut merupakan perusakan, bukan perampokan. Lantaran menurut Jodi, tidak ada barang-barang yang diambil. Jodi mengatakan pihak manajemen menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus pembakaran warung kepada kepolisian. Ia berharap polisi dapat mengusut kejadian tersebut secara adil dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Akibat kejadian tersebut, Jodi menaksir kerugian yang dialami pihaknya mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta. Kerugian tersebut mencakup sepeda motor, genset, dua unit handphone, uang, serta sejumlah barang lainnya. Meski mengalami kerusakan, Jodi memastikan pihaknya tetap akan menjalankan kembali restoran tersebut. Namun, aktivitas usaha untuk sementara menunggu proses pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian selesai. Setelah proses pemeriksaan dan penyelidikan rampung, pihaknya berencana melakukan renovasi sebelum kembali beraktivitas. Untuk sementara, kondisi lokasi masih harus melalui proses penanganan terkait kasus penyerangan dan pembakaran. Sementara, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan pembakaran tersebut. Jodi juga memastikan dokumen usaha yang dimiliki pihaknya telah lengkap. Sebelumnya, Warung Mie dan Babi Tepi Sawah diserang empat orang tak dikenal. Jarak warung ke pusat Kota Solo sekitar 10 kilometer atau menempuh perjalanan sekitar 20 menit. Seorang karyawan warung, Ali Qoirun Rosid, menceritakan peristiwa bermula ketika ia terbangun dari tidur akibat pintu kamarnya digedor kencang oleh para pelaku. Setelah dipaksa keluar kamar, Ali diancam menggunakan sebilah pisau oleh salah seorang pelaku. Hanphone miliknya langsung dirampas, dan ia diperintahkan untuk berjongkok di depan etalase sembari menghitung angka. “Disuruh jongkok di depan etalase. Terus ditodong pisau, disuruh diam. Setelah HP saya diambil, saya disuruh menghitung dari 1 sampai 1.000,” katanya. Saat hitungan baru mencapai angka 30, Ali memberanikan diri untuk menoleh. Pada momen itulah ia menyadari para pelaku sudah melarikan diri dan meninggalkan lokasi. Ali lantas bergegas membangunkan rekannya di bagian belakang warung serta meminta pertolongan kepada petugas keamanan setempat. Sebelum melarikan diri, para pelaku sempat memecahkan kaca etalase dan area dapur. Tak hanya itu, mereka juga membakar sepeda motor serta piano menggunakan cairan yang diduga bahan bakar minyak. Mengenai ciri-ciri pelaku, Ali menyebut keempatnya berpakaian hitam. memakai helm, masker, jaket hitam, celana panjang Selama melancarkan aksinya, keempat pelaku juga tidak saling berbicara satu sama lain. (Tribun-Video.com/TribunSolo.com ) Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Warung Mie dan Babi Tepi Sawah Sukoharjo Dibakar Orang Tak Dikenal, Pemilik Sebut Murni Perusakan, https://solo.tribunnews.com/solo-raya.... Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas Program: Tribunnews Update Host: Yustina Kartika Gati Editor Video: Untung Sofa Maulana #warung #warungmiebabi #miebabi #sukoharjo #otk #dibakar #perusakan