BELUM SIAP KEHILANGANMU 😭 | Qalbu Nasyid | Slow Rock Melayu Religi Paling Menyentuh Hati
Qalbu Nasyid
0:00 / 0:00
BELUM SIAP KEHILANGANMU 😭 | Qalbu Nasyid | Slow Rock Melayu Religi Paling Menyentuh Hati
60 просмотров · 9 дн. назад
Qalbu Nasyid
13 подписчиков
60 просмотров · 9 дн. назад
Untuk yang telah kehilangan separuh nyawa...
Tidak mengapa kita jatuh dalam kesedihan karena Ibu yang telah tiada, beliau adalah hidup kita.
Kita doaka yang terbaik untuk ibu kita.
Untuk kamu yang mencintai ibu dengan sangat besarnya, semoga ibu kita tenang dan bahagia di Surga.
Qalbu Nasyid hadir untuk menjadi sahabat pelipur laramu, pendengar gundahmu, motivator terbaik untukmu...
Like. Share dan Subcribe chanel ini bila bermanfaat untukmu !
Jazakumullah khairan katsiran
===================================
LIRIK :
*[Intro — Piano Sendu, Petikan Gitar]*
Ibu...
Mengapa begitu cepat kau pergi?
Sedangkan aku...
Masih ingin menjadi anak kecilmu lagi.
*[Verse 1]*
Masih terbayang wajahmu di pintu,
Saat melepas langkahku di pagi itu.
Tak pernah kusangka senyum terakhir,
Menjadi kenangan yang takkan berakhir.
Kini rumah kita terasa berbeda,
Tak ada suaramu menyapa di sana.
Kursi tempat dudukmu masih di situ,
Namun tak ada lagi dirimu, Ibu.
*[Pre-Chorus — Vokal Mulai Bergetar]*
Andai waktu mau berhenti sejenak,
Ingin kupelukmu erat-erat.
Ingin kukatakan yang belum terucap,
Sebelum namamu hanya bisa kusebut dalam isak.
*[Chorus — Megah, Gitar Distorsi dan Drum Penuh]*
*IBU... AKU BELUM SIAP KEHILANGANMU,*
*BELUM SANGGUP MENAPAK DUNIA TANPAMU.*
Siapa yang akan mendengar tangisku,
Saat hidup tak berjalan seperti mauku?
*IBU... MENGAPA KAU PERGI TERLEBIH DAHULU?*
*SEDANGKAN AKU MASIH MEMBUTUHKANMU.*
Dunia begitu kejam saat kau tak di sini,
Dan aku masih belajar kuat...
Meski hatiku hancur setiap hari.
*[Verse 2 — Lebih Dalam dan Menyayat]*
Dulu saat dunia melukaiku,
Namamulah tempatku mengadu.
Tak banyak kata yang kau ucapkan,
Namun pelukmu sanggup menenangkan.
Kini saat beban datang menyapa,
Kucari wajahmu di antara air mata.
Ingin kudengar nasihatmu sekali lagi,
Agar tak tersesat menjalani hari.
[Pre-Chorus 2 — Piano dan String Meningkat]
Baru kusadari setelah kau tiada,
Betapa berharganya waktu bersama.
Ada begitu banyak terima kasih,
Yang tertahan hingga bibirku terbungkam perih.
[Chorus — Lebih Kuat, Backing Vocal Berlapis]
IBU... AKU BELUM SIAP KEHILANGANMU,
BELUM SANGGUP MENAPAK DUNIA TANPAMU.
Siapa yang akan mendengar tangisku,
Saat hidup tak berjalan seperti mauku?
IBU... MENGAPA KAU PERGI TERLEBIH DAHULU?
SEDANGKAN AKU MASIH MEMBUTUHKANMU.
Dunia begitu kejam saat kau tak di sini,
Dan aku masih belajar kuat...
Meski hatiku hancur setiap hari.
[Bridge — Musik Mendadak Hening, Vokal Nyaris Berbisik]
Ya Allah...
Jika rinduku tak mampu sampai kepadanya,
Sampaikanlah doaku melalui rahmat-Mu.
Ampuni segala salah dan khilaf ibuku,
Lapangkan tempat peristirahatan terakhirnya.
Ya Rabb...
Aku tak meminta waktu memutar kembali,
Aku hanya memohon kekuatan hati.
Sebab ada malam-malam yang begitu sunyi,
#Nasyidcinta #lagunasyid #lagusedih #lagugalau #laguiman #nasyidterbaik #nasyidhati #nasyidpatahhati #nasyidislami