Перейти к содержимому

Masuk Kedalam Kampung Adat "Desa Sade".

Asera 2131

0:00 / 0:00

Masuk Kedalam Kampung Adat "Desa Sade".

207 просмотров · 11 дней назад
Asera 2131
103 подписчика
207 просмотров · 11 дней назад
Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di kalangan wisatawan yang datang ke Lombok. Dinas Pariwisata setempat menjadikan Sade sebagai desa wisata karena keunikan Desa Sade dan suku Sasak yang menjadi penghuninya. Meski terletak persis di samping jalan raya aspal nan mulus, penduduk Desa Sade di Rembitan, Lombok Tengah masih berpegang teguh menjaga keaslian desa. Dapat dikatakan, Sade adalah cerminan suku asli Sasak Lombok walaupun listrik dan program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dari pemerintah sudah masuk ke sana, Desa Sade masih menampilkan suasana perkampungan asli pribumi Lombok. Hal itu dapat dilihat dari bangunan rumah yang terkesan sangat tradisional. Atapnya dari ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan langsung beralaskan tanah. Orang Sasak Sade menamakan bangunan itu bale. Terdapat delapan bale yaitu Bale Tani, Jajar Sekenam, Bonter, Beleq, Berugag, Tajuk dan Bencingah. Bale-bale itu dibedakan berdasarkan fungsinya. Ada 150 Kepala Keluarga di Sade. Dulu, penduduknya banyak yang menganut Islam Wektu Telu. Tapi sekarang, banyak penduduk Sade sudah meninggalkan Wektu Telu dan memeluk Islam sepenuhnya. Uniknya, warga desa punya kebiasaan khas yaitu mengepel lantai menggunakan kotoran kerbau. Jaman dahulu ketika belum ada plester semen, orang Sasak Sade mengoleskan kotoran kerbau di alas rumah. Sekarang sebagian dari kami sudah bikin plester semen dulu, baru kemudian diolesi kotoran kerbau. Konon, dengan cara begitu lantai rumah dipercaya lebih hangat dan dijauhi nyamuk. Bayangkan saja, kotoran itu tidak dicampur apa pun kecuali sedikit air. Desa Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Lombok yang terkenal dengan bangunan rumah adat beratap alang-alang dan berdinding anyaman bambu. Material bangunan yang didominasi bahan alam tersebut membuat area permukiman adat ini sangat rentan terhadap sebaran api. Jumlah rumah di Desa Sade sekitar 150 rumah tradisional. Setiap rumah dihuni oleh satu kepala keluarga. Jumlah penduduk berkisar antara 700 hingga 750 jiwa. Luas area desa adat ini sekitar 5,5 hektare. #viral #video #trending #lombok #beritanasional #warganet #hottopic #beritakriminalhariini #beritaviral #shorts #sade #desa #kampungadat