Перейти к содержимому

Memprioritaskan Tauhid Dan Melarang Dari Kesyirikan - Ustadz Abu Hisyam Ainurrofiq, Lc

Bali Mengaji

0:00 / 0:00

Memprioritaskan Tauhid Dan Melarang Dari Kesyirikan - Ustadz Abu Hisyam Ainurrofiq, Lc

305 просмотров · 6 дн. назад
Bali Mengaji
251 тыс. подписчиков
305 просмотров · 6 дн. назад
Diantara karakteristik manhaj dakwah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah adalah dakwah kepada tauhid. Dakwah tauhid adalah prioritas utama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Karena itu merupakan misi dakwah para nabi dan rasul di muka bumi ini. Mereka memulai dakwahnya dengan tauhid dan mengakhirinya dengan tauhid. Sebab dakwah tauhid adalah unsur terpenting dalam berdakwah yaitu mengesakan hak-hak Allāh tabāraka wa ta’āla dalam setiap ibadah serta berusaha mengenalkan Allāh kepada hambanya sedekat-dekatnya dengan mengenalnya melalui tauhid asma’ wa sifat. Dengan tauhid inilah Allāh tabāraka wa ta’āla mengutus para RasulNya yg sesuai dalam firmanNya, وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) : “Sembahlah Allāh (saja), dan jauhilah Thaghut itu” [(QS. An-Nahl : 30] Bila anda ingin menjadi orang tua yang sukses, maka anda harus mampu menanamkan pendidikan berkarakter terhadap anak anda. Tentu pendidikan karakter tersebut adalah tauhid. Lihatlah bapak para Nabi yaitu Ya’qub ‘alaihis salam, dimana tatkala dirinya berkecamuk dengan sakaratul maut, namun masih mengajarkan tauhid bagi anak-anaknya, أَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ حَضَرَ يَعْقُوبَ الْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِنْ بَعْدِي قَالُوا نَعْبُدُ إِلَهَكَ وَإِلَهَ ءَابَائِكَ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَهًا وَاحِدًا وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ “Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya : “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab : “Kami akan menyembah sesembahanmu dan sesembahan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) sesembahan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.” [QS.Al-Baqarah : 133] Tatkala anak-anak anda tersemai karakter tauhid mereka akan menjadi pribadi-pribadi yang tangguh. Tidak takut selain kepada Allāh . Ajarkanlah kemuliaan tauhid. Terkadang masih ada saja karakter kesyirikan yang muncul misalnya lewat kuburan masih takut, padahal aqidah kita mengajarkan orang mati sudah tidak bisa ke alam dunia, ketika belajar mungkin tidak takut, tapi seiring berjalannya waktu dan terpengaruh film, bisa jadi takut lagi lewat kuburan. Inipun tidak hanya terjadi pada anak-anak, orang dewasa pun demikian. Inilah metode dakwah Nabi shallallāhu alaihi wa sallam, yaitu mendakwahkan ilmu tauhid dan keagungannya. Sebagaimana beliau memerintahkan Muadz Bin Jabal saat akan berdakwah ke Yaman agar mendakwahkan tauhid terlebih dahulu. Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, beliau berkata : لَمَّا بَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ إِلَى الْيَمَنِ قَالَ لَهُ إِنَّكَ تَقْدُمُ عَلَى قَوْمٍ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوْهُمْ إِلَى أَنْ يُوَحِّدُوْا اللهَ تَعَالَى. “Tatkala Nabi shallallāhu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam mengutus Mu’adz bin Jabal ke Yaman beliau berkata kepadanya : “Sesungguhnya engkau akan mendatangi suatu kaum dari Ahli Kitab, maka hendaknya yang engkau dakwahkan di awal kali kepada mereka adalah untuk mentauhidkan Allāh Ta’ala”. (HR. Bukhary-Muslim) *copas #islam #kajianislam #dakwah Subscribes, Like dan follow akun Bali Mengaji: Instagram :   / balimengaji   YouTube Channel :    / balimengaji   Fan Page: www.facebook.com/balimengaji/ X: https://x.com/balimengaji Tiktok:   / tiktok4dakwah