Перейти к содержимому

🔴 75 WNA Dievakuasi Polisi Usai Kericuhan di Lokasi Operasional PT ASKON Morowali

tribuntimur com

0:00 / 0:00

🔴 75 WNA Dievakuasi Polisi Usai Kericuhan di Lokasi Operasional PT ASKON Morowali

11 466 просмотров · Трансляция закончилась 5 дн. назад
tribuntimur com
597 тыс. подписчиков
11 466 просмотров · Трансляция закончилась 5 дн. назад
#tribunviral #Institut Teknologi dan Bisnis Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM - Polres Morowali mengevakuasi sebanyak 75 Warga Negara Asing (WNA) dari lokasi ketegangan antara PT Astima Konstruksi (ASKON) dan Aliansi Masyarakat Matarape di Desa Matarape, Kecamatan Sombori Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Evakuasi dilakukan menyusul kericuhan terjadi di area operasional perusahaan tersebut. Hingga Sabtu (3/10/2026), personel gabungan masih disiagakan untuk menjaga situasi keamanan di lokasi. Pengamanan melibatkan personel Polres Morowali, Polres Konawe Utara, serta dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah. Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini mengatakan, pengerahan personel dilakukan sebagai langkah antisipasi agar situasi tidak berkembang dan meluas. “Personel masih siaga di lokasi sebagai langkah antisipasi agar kejadian ini tidak meluas,” ujar Reza. Selain mengamankan lokasi, polisi juga telah melakukan tindakan awal dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Kapolres menyebut, berdasarkan data sementara hingga Sabtu (3/10/2026), terdapat empat korban luka dalam kejadian tersebut. Korban terdiri dari tiga Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu WNA. Satu WNA yang mengalami luka masih menjalani perawatan. Sementara itu, sebanyak 75 WNA telah dievakuasi oleh Polres Morowali dan dibawa ke Mako Polda Sulawesi Tengah untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk memastikan keberadaan para WNA tersebut, termasuk memeriksa dokumen dan kelengkapan administrasi mereka. Dalam proses penyelidikan, Satreskrim Polres Morowali turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi secara intensif. “Kami juga terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi secara intensif serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” kata Reza. Kapolres menegaskan, penanganan perkara tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Program: Live Tribunnews Update Host: Fransisca Krisdianutami Mawaski Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan Uploader: Zakly/(M9) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ YouTube business inquiries: 081144407111