Перейти к содержимому

Pelatihan Bisnis Hijau-Biru Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Pemuda (EDGE2+)

Yayasan Wangsakerta

0:00 / 0:00

Pelatihan Bisnis Hijau-Biru Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Pemuda (EDGE2+)

25 просмотров · 12 дней назад
Yayasan Wangsakerta
394 подписчика
25 просмотров · 12 дней назад
Bagaimana pemuda dapat mengubah potensi lokal menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi sekaligus berkelanjutan? Video ini mendokumentasikan rangkaian Pelatihan Bisnis Hijau-Biru Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Pemuda (Mahasiswa UIN SSC) sebagai bagian dari Program Blue-Green Economy Youth Empowerment (EDGE Indonesia) 2+ yang dilaksanakan oleh Yayasan Wangsakerta bekerja sama dengan LP2M UIN SSC, dengan dukungan Education Development Center (EDC). Program ini bertujuan memperkuat kapasitas 50 pemuda berusia 18–35 tahun dan 50 pengusaha lokal di Cirebon agar mampu mengenali potensi lokal, menggunakan data, mengembangkan produk, memahami pasar, serta membangun gagasan dan praktik bisnis hijau-biru berbasis ekonomi sirkular. Yayasan Wangsakerta menggandeng LP2M UIN SSC dalam pelaksanaan KKN Rekognisi Tematik selama empat bulan di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Melalui KKN ini, mahasiswa belajar bersama masyarakat untuk **mengidentifikasi potensi lokal, menemukan peluang, mengembangkan produk, dan mendorong praktik usaha yang lebih hijau, biru, dan sirkular dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di desa. Pelatihan bagi mahasiswa dilaksanakan pada 13–14 Juni dan 19–21 Juni 2026 dengan materi: 🌱 *Green Business & Data Collection* 💡 *AI & Design Thinking for Youth* 🥗 *Local Food Processing* 📦 *Digital Packaging & Marketing* 💰 *Micro-Enterprise Management & Financial Literacy* Rangkaian pembelajaran dirancang sebagai proses yang **menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata. Peserta diajak mengamati, mengeksplorasi, mengumpulkan dan membaca data, menemukan potensi, memahami kebutuhan pasar, mengembangkan gagasan, hingga mulai menerapkannya dalam konteks kehidupan masyarakat. Pelatihan ini menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memasuki tahap berikutnya: asesmen potensi bisnis dan pengembangan proyek bisnis hijau-biru bersama masyarakat Desa Matangaji. Karena perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia dapat dimulai dari apa yang ada di sekitar kita. Dari potensi lokal, tumbuh gagasan. Dari gagasan, lahir inovasi. Dari inovasi, tumbuh usaha. Dan dari usaha yang berkelanjutan, kita membangun ekonomi yang lebih hijau, biru, dan sirkular. EDGE Indonesia 2+ Blue-Green Economy Youth Empowerment