22 Seuwa Pappasukku Rilaléng Annéssana Puwaséngnge, Laléng Kamate, Membiasakan Hati Mati dalam Zikir
Hannani Yunus
0:00 / 0:00
22 Seuwa Pappasukku Rilaléng Annéssana Puwaséngnge, Laléng Kamate, Membiasakan Hati Mati dalam Zikir
155 просмотров · 2 нед. назад
Hannani Yunus
657 подписчиков
155 просмотров · 2 нед. назад
Konsep Seuwa Pappasukku Rilaleng Annessana Puwasengnge Laleng Kamate merupakan pelengkap penutup dalam ajaran tasawuf Anregurutta KH Abdurrahman Ambo Dalle yang mengajarkan latihan membiasakan hati mati dalam zikir sebelum kematian fisik yang sebenarnya tiba. Anregurutta menegaskan bahwa husn al khatimah atau akhir kehidupan yang baik bukanlah sesuatu yang terjadi secara mendadak melainkan buah dari kebiasaan hati yang dipupuk sepanjang hidup melalui penyerahan diri taubat zikir berbaik sangka kepada Allah serta meneladani tuntunan Rasulullah. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan kematian kecil seperti tidur setiap malam sebagai madrasah latihan menyerahkan kesadaran batin hanya kepada Sang Pencipta. Dengan demikian kesadaran kehambaan dan kedekatan tauhid yang dilatih ketika sehat akan menjadi pegangan yang menyelamatkan tatkala kesadaran melemah di penghujung hayat sehingga kematian tidak lagi menjadi hal yang menakutkan melainkan sebuah jalan kepulangan yang penuh ketenteraman bagi seorang hamba menuju rahmat Tuhannya.