Перейти к содержимому

Riset Dulu Baru Desain, Bukan Sebaliknya | radiYO Ep.12 | Raynaldo Theodore (Arti Design Studio)

mariowibowo

0:00 / 0:00

Riset Dulu Baru Desain, Bukan Sebaliknya | radiYO Ep.12 | Raynaldo Theodore (Arti Design Studio)

3 081 просмотр · 2 месяца назад
mariowibowo
20,7 тыс. подписчиков
3 081 просмотр · 2 месяца назад
Bangunan bagus itu gampang. Yang susah adalah memberi makna pada setiap ruang yang kamu rancang. Di episode RadiYO kali ini, Raynaldo Theodore (Principal Arti Design Studio) ngomongin hal-hal yang jarang dibahas arsitek secara jujur. Dari kenapa dia sengaja mundur dari proyek yang budgetnya tidak sesuai standar, sampai kenapa arsitek lokal terus-terusan kalah sebelum bertanding lawan firma asing. Kita ngobrolin filosofi "Form Follows Meaning" yang beda dari yang biasa kamu dengar di kampus, kenapa Raw Minimalism itu seperti sushi (salah teknik langsung ketahuan), cara Arti Design Studio kurasi klien supaya gak buang energi di proyek yang salah, dan kenapa arsitektur Indonesia yang seragam itu bukan cuma masalah estetika tapi masalah kemanusiaan. Kalau kamu arsitek, desainer, atau lagi bangun identitas studio sendiri, ini percakapan yang harus kamu dengar. - Timestamp 00:52 – Intro & Perkenalan Ray (Arti Studio) 02:13 – Awal Mula Ikut Sayembara Semasa Kuliah 06:20 – Pelajaran dan Tantangan dari Dunia Sayembara 09:51 – Lulus Kuliah dan Mendirikan RTDS 11:17 – Bergabung dengan Studio Masano Selama 4 Tahun 15:23 – Mendirikan Arti Studio: Filosofi Nama dan Core Value 19:19 – Peran sebagai "Thinking Partner", Bukan Arsitek Biasa 21:57 – Tekanan Waktu dan Budget di Industri Arsitektur 24:46 – Husband - Wife Relationship di Kantor 32:44 – Riset Berbasis Pengalaman dan Proses Meng-Curate Klien 38:27 – Cerita di Balik Coffee Shop "Form" di BSD 43:23 – Filosofi "Raw Minimalism" dan Detail Teknis 48:55 – Idealisme vs Budget: Hubungan Arsitek-Kontraktor 53:44 – Filosofi "Form Follows Meaning" dan The Epidemic of Boringness 1:02:33 – Tips untuk Kreatif Muda dan Visi Arti Studio ke Depan