Перейти к содержимому

Wamendikdasmen Blak-blakan: Konten Digital di SLB Belum Ramah ABK, Ada Solusi Mengatasi ini.

Kipin Indonesia

0:00 / 0:00

Wamendikdasmen Blak-blakan: Konten Digital di SLB Belum Ramah ABK, Ada Solusi Mengatasi ini.

49 просмотров · 2 нед. назад
Kipin Indonesia
88 подписчиков
49 просмотров · 2 нед. назад
Pemerintah sudah menyalurkan Papan Interaktif Digital (PID/IFP) ke ribuan sekolah di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) — sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Tapi ada satu masalah besar yang jarang dibahas: konten digitalnya belum dirancang untuk cara belajar anak berkebutuhan khusus (ABK). Dalam video ini, kami membahas: ✅ Kenapa ABK butuh bahan pembelajaran yang berbeda dari siswa reguler ✅ Apa yang disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, saat mengunjungi SLB Negeri Handayani, Sukabumi ✅ Kenapa banyak IFP di sekolah masih "kosong" tanpa konten yang tepat ✅ Bagaimana Kipin, dengan pengalaman 12 tahun mengembangkan aplikasi dan konten edukasi, menciptakan KipinIFP — solusi offline yang mengisi IFP dengan ribuan konten ramah ABK ✅ Kisah sukses sekolah yang sudah merasakan manfaatnya: SD Inklusi Quantum Brain Makassar, SLB Negeri Kapten Halim Purwakarta, dan SLBN 2 Palangka Raya KipinIFP membantu anak berkebutuhan khusus melatih motorik halus, belajar membaca secara bertahap, mengerjakan buku aktivitas interaktif, hingga menikmati komik literasi edukatif — semua bisa diakses secara offline, tanpa perlu koneksi internet. Karena pendidikan bermutu untuk semua bukan sekadar soal menyediakan perangkat, tapi memastikan setiap anak — termasuk yang berkebutuhan khusus — mendapat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya. 📌 Ingin tahu lebih lanjut soal KipinIFP untuk sekolah Anda? Hubungi: info@kipin.id | 0877-8889-8811 #KipinIFP #PendidikanInklusif #ABK #SLB #PendidikanBermutuUntukSemua