Перейти к содержимому

PERISTIWA RENGASDENGKLOK II — Penjemputan Dari Rengasdengklok

nur yani

0:00 / 0:00

PERISTIWA RENGASDENGKLOK II — Penjemputan Dari Rengasdengklok

9 просмотров · 7 дн. назад
nur yani
9 просмотров · 7 дн. назад
Peristiwa Rengasdengklok memiliki beberapa nilai penting antara lain: 1. Memperlihatkan keberanian dan tekad golongan muda dalam mendorong pelaksanaan proklamasi kemerdekaan Indonesia. 2. Menunjukkan pentingnya perundingan dan diplomasi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. 3. Membuktikan peran Ahmad Soebardjo dalam meyakinkan para pemuda melalui jaminan bahwa proklamasi akan dilaksanakan pada 17 Agustus 1945. 4. Menunjukkan pentingnya kerja sama antara Ahmad Soebardjo dan Yusuf Kunto dalam menjemput Soekarno-Hatta dari Rengasdengklok. 5. Menjadi bagian penting yang mengantarkan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta untuk mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peristiwa Rengasdengklok menggambarkan ketegangan antara golongan muda dan Soekarno-Hatta mengenai waktu dan tempat pelaksanaan proklamasi. Ketidakhadiran Soekarno dan Hatta di Jakarta membuat keadaan menjadi tidak menentu. Ahmad Soebardjo kemudian bersama Yusuf Kunto pergi ke Rengasdengklok untuk menjemput keduanya. Setelah melalui perundingan dengan Shodanco Singgih, Soebardjo memberikan jaminan bahwa proklamasi akan dilaksanakan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. Jaminan tersebut membuat para pemuda bersedia melepaskan Soekarno-Hatta. Mereka kemudian kembali ke Jakarta pada malam hari, menandai berakhirnya misi penjemputan dari Rengasdengklok dan menjadi langkah penting menuju Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. SMK N 1 WONOSARI Kelas : XI DPB 1 Kelompok 3 Anggota : 1. Alvina Azalia H. ( 06 ) 2. Ayunda Khairunissa P. ( 08 ) 3. Khomsatun Ayulifah L. ( 21 ) 4. Nuryani ( 25 ) 5. Purri Yuanita ( 27 ) 6. Wangi Cahyani ( 33 )