Перейти к содержимому

Syekh Quro,Syekh Quro Karawang

Sam Mitok

0:00 / 0:00

Syekh Quro,Syekh Quro Karawang

244 243 просмотра · 3 г. назад
Sam Mitok
6,57 тыс. подписчиков
244 243 просмотра · 3 г. назад
Perkembangan pesat paguron Syech Quro di Karawang menarik hati Raja Sunda-Pajajaran Prabu Anggalarang, sehingga segera mengirim utusan yang dipimpin oleh sang putra mahkota yang bernama Raden Pamanah Rasa untuk meninjau Pesantren Syekh Quro. Tatkala putra mahkota ini tiba di tempat tujuan, rupanya hatinya tertambat oleh alunan suara merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh Nyai Subang Larang. Putra Mahkota (yang setelah dilantik menjadi Raja Pajajaran bergelar Sri Baduga Maharaja Ratu Haji atau Prabu Siliwangi) itu pun dan tanpa ragu-ragu menyatakan isi hatinya untuk memperistri Nyi Subang Larang yang cantik itu dan halus budinya. Lamaran tersebut rupanya diterima oleh Nyai Subang Larang dengan syarat mas kawinnya haruslah berupa “Bintang Saketi Jejer Seratus”, yaitu simbol dari “tasbih” yang berada di Negeri Makkah. Sumber lain menyatakan bahwa hal itu merupakan kiasan bahwa sang Prabu haruslah patuh dalam melaksanakan syariat Islam. Selain itu, Nyai Subang Larang juga mengajukan syarat, agar anak-anak yang akan dilahirkan kelak haruslah ada yang menjadi Raja. Semua hal tesebut rupanya disanggupi oleh Raden Pamanah Rasa, sehingga beberapa waktu kemudian pernikahan pun dilaksanakan, bertempat di Pesantren Quro (atau Mesjid Agung Karawang sekarang) dimana Syekh Quro sendiri bertindak sebagai penghulunya. syekh quro, syekh quro karawang, syekh quro dan prabu siliwangi, syekh qurotul ain karawang, #muslim #hijrah #kisahwali #imam #islam #islamic #kisah #kisahislami #kisahsufi #wali #kisahwaliallah