Перейти к содержимому

Baleganjur Sakya Keling 2025 - Karang Taruna Eka Dharma Karya Sidakarya

Karang Taruna Eka Dharma Karya

0:00 / 0:00

Baleganjur Sakya Keling 2025 - Karang Taruna Eka Dharma Karya Sidakarya

72 просмотра · 8 дн. назад
Karang Taruna Eka Dharma Karya
36 подписчиков
72 просмотра · 8 дн. назад
Sebuah Karya Anak Muda Desa Sidakarya, "SAKYA KELING" Secara terminologis, kata “Sakya” merujuk pada golongan Brahmana dan “Keling” merupakan nama sebuah desa di Jawa Timur. Jadi “Sakya Keling” dimaksudkan sebagai Brahmana atau sering juga disebut dengan gelar Dalem Sidakarya. Beliau digambarkan sebagai seorang yang memiliki kebijaksanaan, kesucian dan kekuatan bathin yang tinggi, welas asih serta keteguhan jiwa dan korsa. Hal ini diperlihatkan ketika beliau mendapatkan perlakuan semena-mena dan tindakan perundungan saat pertama kali datang ke Bali Dwipa. Cerita tersebut selalu menjadi simbol perlawanan atas kesewenang-wenangan penguasa saat itu dan manjadi cermin abadi masyarakat Bali agar tetap memegang etika, kejujuran, saling menghargai dengan tanpa menilai dari penampilan luar saja. Akumulasi dari konflik dan kisah dramatis tersebut diwujudkan melalui karya musikal Baleganjur yang penuh energi, dinamis, dan sarat ekspresi emosional. Secara musikal, gending ini menonjolkan karakteristik hentakan yang tegas, pola ritme yang berkembang dari gegilakan Bali, serta lapisan dinamika yang berubah-ubah untuk memperkuat suasana dramatik. Bagian awal menampilkan motif ritmis yang padat dan kompleks, merepresentasikan tekanan sosial dan gejolak bathin yang dialami oleh sang Brahmana. Namun, seiring perkembangan gending, muncul variasi melodi dan pola pukulan inovatif yang menembus batas-batas tradisi, melukiskan sikap teguh dan ketabahan jiwa yang tidak mudah goyah. Puncak komposisi ditandai oleh intensitas ritme yang menghentak, berlapis berbasis poliritmik, dan penuh semangat, seakan menjadi simbol perlawanan batin yang tidak terucapkan namun kuat dalam diam. Klimaks ini sekaligus menggambarkan transendensi jiwa, bahwa meskipun mendapatkan perlakuan tidak adil, keteguhan spiritual dan moral sang Brahmana tetap bersinar. Dengan struktur yang dinamis tersebut, Sakya Keling tidak hanya menjadi karya musikal, tetapi juga sebuah narasi simbolis tentang ketabahan, martabat, dan kemenangan spiritual manusia. Komposer : I Kadek Hari Candana, S.Sn Koreografer : Putu Parama Kesawa Ananda Putra, S.Sn., M.Sn. Penyaji : Karang Taruna Eka Dharma Karya Desa Sidakarya Penanggung Jawab : Perbekel Desa Sidakarya, Jro Bendesa Desa Adat Sidakarya Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalam proses ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tanpa dukungan, kerja sama, dan semangat gotong royong dari semua pihak, kegiatan ini tidak akan dapat berjalan sebaik ini. Semoga segala usaha dan pengorbanan yang telah diberikan menjadi dharma yang membawa berkah bagi kita semua. --------------------------------------------------------------------------------------------------- Sound Recordist : ‪@komangwahyudinata3945‬ Mixing & Mastering : ‪@komangwahyudinata3945‬ Videographer : Putu Demas, Editor : Made Dody Arya Wiguna ----------------------------------------------------------------------------------------------------- Instagram : @katarekadharmakarya_ Tiktok : @katarekadharmakarya