Перейти к содержимому

"YANI WIS DIPATENI," KATA CAKRABIRAWA

Obor Rakyat Reborn

0:00 / 0:00

"YANI WIS DIPATENI," KATA CAKRABIRAWA

54 860 просмотров · 4 нед. назад
Obor Rakyat Reborn
38,1 тыс. подписчиков
54 860 просмотров · 4 нед. назад
Dini hari 1 Oktober 1965, kediaman Menteri/Panglima Angkatan Darat Letjen Ahmad Yani didatangi pasukan yang mengaku membawa perintah agar dirinya segera menghadap Presiden Soekarno. Kedatangan tersebut kemudian berubah menjadi tragedi ketika Ahmad Yani menolak dibawa begitu saja dan ditembak di dalam rumahnya. Jenazahnya selanjutnya dibawa menuju kawasan Lubang Buaya bersama para perwira Angkatan Darat lainnya yang menjadi korban Gerakan 30 September. Dalam Podcast Obor Rakyat Reborn, Untung Mufreni Yani—putra Jenderal Ahmad Yani—mengungkap kembali ingatan dan cerita keluarga mengenai malam paling kelam tersebut. Ia menuturkan detik-detik kedatangan pasukan, suara tembakan yang mengguncang rumah, hingga kabar berbahasa Jawa yang disebut terlontar setelah penembakan: “Yani wis dipateni.” “Yani sudah dibunuh.” Bagaimana suasana di rumah keluarga Ahmad Yani saat itu? Apa yang dilihat dan didengar oleh anggota keluarga? Dan bagaimana tragedi tersebut meninggalkan luka yang terus hidup hingga puluhan tahun kemudian? Tonton kesaksiannya di Obor Rakyat Reborn. YouTube / @oborrakyatreborn Instagram / oborrakyatreborn Tiktok / oborrakyatreborn WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbCn... Intro Music: 'Origami' by Scott Buckley - released under CC-BY 4.0.