Irak Jadi 'Kuburan' Perang AS! 4.500 Tentara Tewas, Washington Akhirnya Angkat Kaki usai 23 Tahun
Bangka Pos Official
0:00 / 0:00
Irak Jadi 'Kuburan' Perang AS! 4.500 Tentara Tewas, Washington Akhirnya Angkat Kaki usai 23 Tahun
1 008 просмотров · 21 ч назад
Bangka Pos Official
792 тыс. подписчиков
1 008 просмотров · 21 ч назад
BANGKAPOS.COM -
Setelah 23 tahun, pasukan Amerika Serikat akhirnya angkat kaki dari Irak dengan catatan panjang perang dan korban besar.
Lebih dari 4.500 tentara AS disebut tewas selama konflik, sebelum Washington resmi mengakhiri misi militernya di negara tersebut.
Keterlibatan militer AS di Irak dimulai pada 2003 lewat invasi untuk menggulingkan Saddam Hussein.
Perang tersebut kemudian berkembang menjadi konflik panjang yang menimbulkan kekacauan dan kekerasan di berbagai wilayah Irak.
AS akhirnya menarik seluruh pasukannya dari Irak pada 2011 setelah hampir satu dekade menjalankan operasi militer.
Namun, penarikan itu tidak menjadi akhir kehadiran militer Washington di Irak.
Pada 2014, AS kembali mengirim pasukan setelah kelompok ISIS menguasai wilayah luas di Irak dan mengancam sejumlah kota penting.
Washington kemudian memimpin Operasi Inherent Resolve bersama koalisi internasional untuk memerangi ISIS.
Pasukan AS membantu militer Irak dan pasukan Kurdi dalam merebut kembali wilayah yang sebelumnya dikuasai kelompok tersebut.
Pertempuran melawan ISIS berlangsung bertahun-tahun dan kembali menempatkan pasukan AS di tengah konflik Irak.
Menurut laporan Reuters, perang Irak secara keseluruhan menewaskan sekitar 4.500 personel militer AS.
Presiden Donald Trump juga menyebut angka lebih dari 4.500 tentara AS tewas ketika menyambut berakhirnya misi militer di Irak.
Trump menggambarkan keterlibatan AS di Irak sebagai sebuah “ekspedisi yang sangat mahal ke neraka”.
Kini, pasukan dan peralatan koalisi terakhir meninggalkan Pangkalan Udara Erbil pada Rabu (30/9).
Pentagon menyatakan keberangkatan dari Erbil menandai berakhirnya Operasi Inherent Resolve di Irak.
Penarikan tersebut sekaligus mengakhiri lebih dari dua dekade keterlibatan militer AS di Irak sejak invasi 2003.
Meski pasukan keluar, AS masih mempertahankan kerja sama pertahanan dengan Baghdad
Sementara itu, misi melawan ISIS di kawasan tetap berlanjut dari Yordania setelah operasi militer AS di Irak berakhir.
Reuters menyebut kepergian AS dapat memberi ruang lebih besar bagi kelompok pro-Iran dan sisa ISIS.
Setelah 23 tahun, pasukan AS akhirnya meninggalkan Irak bersama seluruh peralatan militernya.
Subscribe now for more Bangka Pos videos:
https://www.youtube.com/bangkaposoffi...
Like Bangka Pos on Facebook:
/ bangkapos
Do You Have Instagram, follow us:
/ bangkapos_
Editor : Agus Suhermanto