Перейти к содержимому

Puisi Elegi - SEMATA DUKA || Wawan Tallawengkaar

Belantarakata

0:00 / 0:00

Puisi Elegi - SEMATA DUKA || Wawan Tallawengkaar

450 просмотров · 8 мес. назад
Belantarakata
16,1 тыс. подписчиков
450 просмотров · 8 мес. назад
PUISI ELEGI ‎ ‎SEMATA DUKA Elegi di Ambang Pintu yang Terkunci ‎ ‎Di kota ini, rindu adalah gema yang kehilangan dinding, ‎ia memantul di antara rusuk-rusuk yang mendingin. ‎Aku mencintaimu seperti sebuah perpustakaan tua yang terbakar pelan, ‎tanpa jerit, tanpa asap yang sanggup mengadu pada awan. ‎Cintaku adalah bahasa yang kehilangan abjadnya, ‎terseok di antara bibir yang kelu dan mata yang buta. ‎Tak ada perayaan, tak ada karangan bunga di ambang pintu, ‎hanya ada jejak kaki yang dihapus hujan sebelum sempat bertemu. ‎"Bagaimana mungkin luka bisa seindah ini?" bisik angin, ‎saat melihatku memeluk bayangmu di cermin yang dingin. ‎ ‎Aku adalah nelayan yang melabuhkan jaring di gurun pasir, ‎menanti ombak yang tak akan pernah benar-benar hadir. ‎Cinta ini sunyi, kekasih—seperti detak jam di rumah kosong, ‎menyayat waktu dengan kesabaran yang paling bohong. ‎Di akhir hari, biarlah aku menjadi rahasia yang paling tabah, ‎menyimpan namamu di bawah lidah hingga seluruh diriku merebah. ‎Sebab bagiku, mencintaimu adalah cara terbaik untuk hancur, ‎di dalam sebuah kesunyian yang tak pernah mengenal kata luntur. ‎ ‎ ‎ 🎧 Mari saya bacakan puisi Agar setiap diksi ber-resonansi Mengisi ruang dalam hati . . 🍭🎊 Dukung channel ini dengan memberi donasi sukarela lewat SUPER THANK ($). Pastikan SUBCRIBE dan nyalakan lonceng notifikasinya, agar menjadi yang paling awal menikmati video terbaru. Jangan lupa Share & Comment jika video ini bermanfaat. ________________________________________________________________________________ Judul: SEMATA Duka Penulis: Wawan Tallawengkaar Voice over: Wawan Tallawengkaar Footage: Pexel Music: ‎ 3. Tears (Silent Grief) [Cinematic Underscore Loops - The Core Collection] ‎Diproduksi oleh Sascha Ende ‎Tautan: https://ende.app/en/song/13550-3-tear... Editing: VN Belantarakata ©2026 Kritik dan saran, silakan isi kolom komentar. Terima kasih.