Перейти к содержимому

Dahlan Iskan: Black Out di Batam Memang Memalukan | DisMorning

DI's Way

0:00 / 0:00

Dahlan Iskan: Black Out di Batam Memang Memalukan | DisMorning

9 595 просмотров · 7 часов назад
DI's Way
264 тыс. подписчиков
9 595 просмотров · 7 часов назад
Dismorning kali ini membahas pemadaman listrik atau blackout di Batam yang dinilai Dahlan Iskan sebagai persoalan memalukan, terutama bagi Batam yang diproyeksikan menjadi kawasan industri internasional. Bersama Dahlan Iskan dan dipandu Heraldha Savira (Sasa), pembahasan mengulas dugaan penyebab pemadaman, keandalan sistem kelistrikan PLN, hingga dampaknya terhadap kepercayaan investor dan masa depan industri di Indonesia. Dahlan Iskan menilai blackout di Batam menjadi persoalan serius karena wilayah tersebut merupakan pulau yang terisolasi dari jaringan listrik daerah lain. Berbeda dengan sistem kelistrikan di Jawa yang memiliki jaringan luas dan dapat menerima pasokan dari berbagai arah, Batam tidak bisa begitu saja mendapat tambahan listrik dari Riau ketika terjadi gangguan. Karena itu, sistem kelistrikan membutuhkan cadangan dan jalur pendukung agar gangguan pada satu bagian tidak berujung pada pemadaman luas. Dalam perbincangan ini, Dahlan juga menjelaskan mengapa PLN tidak bisa hanya berfokus pada efisiensi biaya. Sistem kelistrikan membutuhkan kapasitas cadangan, gardu induk tambahan, dan jaringan alternatif yang mungkin tidak selalu digunakan dalam kondisi normal. Investasi tersebut memang terlihat seperti pemborosan, tetapi diperlukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Menurutnya, tantangannya adalah menemukan keseimbangan antara efisiensi dan keamanan sistem. Pembahasan kemudian menyoroti sejumlah dugaan penyebab blackout Batam, mulai dari sambaran petir, hewan yang masuk ke gardu induk, hingga gangguan teknis pada transformator. Dahlan mempertanyakan apakah sistem pengamanan dan cadangan listrik sudah memadai jika gangguan-gangguan tersebut bisa menyebabkan pemadaman luas. Namun, ia menegaskan bahwa penyebab sebenarnya harus diperiksa secara jelas agar analisis tidak keliru dan persoalan yang berbeda tidak dicampuradukkan. Dahlan juga menyoroti rencana pengembangan pusat data (*data center*) di Batam yang membutuhkan pasokan listrik sangat besar. Keandalan listrik menjadi faktor penting bagi investor yang ingin membangun industri berbasis teknologi dan kecerdasan buatan. Jika pasokan listrik tidak dapat diandalkan, kepercayaan investor bisa terganggu. Menurutnya, pembangunan industri baru harus diiringi kesiapan infrastruktur, termasuk pembangkit dan sistem kelistrikan yang memadai. Di sisi lain, Dahlan menanggapi pergantian sejumlah pejabat di perusahaan dan lembaga negara, termasuk Direktur Utama PLN dan Garuda Indonesia. Ia melihat kecenderungan penunjukan pejabat dari kalangan profesional yang memahami persoalan utama institusi sebagai perkembangan positif. Khusus Garuda, ia menilai persoalan keuangan membutuhkan pemimpin dengan kompetensi di bidang keuangan, bukan sekadar mengandalkan asumsi mengenai latar belakang atau karakter seseorang. Mengapa blackout di Batam dinilai memalukan? Apakah sistem cadangan listrik PLN sudah cukup andal untuk kawasan industri internasional? Dan mampukah Indonesia menjamin pasokan listrik yang stabil demi menarik investasi pusat data dan teknologi masa depan? Saksikan Dismorning, ngobrol berbagai hal bersama Dahlan Iskan. setiap hari live di YouTube Energi Disway pada pukul 05.00 WIB Jangan sampai ketinggalan! #dahlaniskan #disway #dismorning #blackoutbatam #pln #listrikbatam #kelistrikan #infrastruktur #investasibisnis #batam #datacenter #pusatdata #kawasanindustri #ekonomiindonesia #energinasional #pembangkitlistrik #investorasing #teknologiai