Перейти к содержимому

Edukasi ISPA: Kenali Bahaya dan Cegah ISPA Sejak Dini

KSM PARU RS UNS

0:00 / 0:00

Edukasi ISPA: Kenali Bahaya dan Cegah ISPA Sejak Dini

17 просмотров · 2 недели назад
KSM PARU RS UNS
10 подписчиков
17 просмотров · 2 недели назад
Pernah merasa tenggorokan gatal, hidung mampet, atau batuk yang mengganggu aktivitas? Hati-hati, bisa jadi itu adalah gejala ISPA! Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang sangat mudah menular melalui udara dan menyerang saluran napas mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Tahukah Kamu? Gejala ISPA sering kali mirip dengan batuk-pilek biasa, seperti demam, bersin, nyeri tenggorokan, dan badan lemas. Namun, jangan pernah menganggap remeh kondisi ini. Perhatikan tanda-tanda berikut untuk mengetahui kapan kamu harus ekstra waspada: Perlu Perhatian Khusus: Waspada jika keluhan tidak kunjung membaik setelah lebih dari 5 hari atau terasa semakin berat. Tanda Bahaya (Segera ke IGD): Segera cari pertolongan medis jika muncul sesak napas, napas berbunyi (menggegar/mengi), atau bibir mulai tampak kebiruan. Kabar baiknya, penyebaran ISPA dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana. Terapkan panduan SEHAT untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitarmu: Selalu gunakan masker saat sakit dan terapkan etika batuk yang benar dengan menutup hidung dan mulut menggunakan lengan atas bagian dalam. Eratkan kebersihan dengan rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Hindari kontak dengan pemicu seperti asap rokok dan polusi udara, serta lengkapi imunisasi untuk menjaga daya tahan paru-paru. Air putih yang cukup untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi. Tetap aktif dan konsumsi nutrisi bergizi seimbang untuk menjaga imunitas. Daftar Pustaka: 1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Mengenali Gejala dan Cara Mencegah ISPA 2. Kemenkes. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik 3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Teknik Batuk Efektif dan Etika Batuk yang Benar. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. 2022. 4. World Health Organization. Self-care for health and well-being. 2026. Video Oleh Dokter Muda Stase Paru : Syaharani Dewi Fortuna (G992508089) Nur Azmi Adinda Putri (G992508060) M. Alif Ibadurahman A. (G992508046) Akaru Okata Mori (G992602009) Ratu Maharani Al-Amin (G992602121) Nasya Erlanda P. W. (G992602101) Muhammad Habibbuddin Patriadi Nuhriawangsa (G992602088) ⁠Annisya Fitria (31105032610009) Vicky Noer A (31105032610079) Yustika Rahmawati (31105032610081) Dosen Pembimbing: Prof. Dr. dr. Reviono, Sp.P(K), FISR ⁠Dr. dr. Hendrastutik Apriningsih, Sp.P(K), M.Kes dr. Brigitta Devi Anindita Hapsari, Sp.P(K) ⁠dr. Linda Soebroto, Sp.P