SELAMA INI KITA SALAH PAHAM? Arti Sebenarnya “Tuhan Tidak Bermain Dadu” Dari Einstein
Ardhianzy
0:00 / 0:00
SELAMA INI KITA SALAH PAHAM? Arti Sebenarnya “Tuhan Tidak Bermain Dadu” Dari Einstein
439 353 просмотра · 1 год назад
Ardhianzy
1,02 млн подписчиков
439 353 просмотра · 1 год назад
Der Wille Zur Macht ▲
TIMESTAMP
00:00 Intro
02:11 Tuhan (Sedang) Bermain Dadu
04:54 Krisis 1: Bencana Ultraviolet
07:54 Krisis 2: Eksperimen Fotolistrik
09:46 Krisis 3: Masalah Spektrum Cahaya
13:03 Kelahiran Fungsi Gelombang
18:25 Tuhan (Tidak) Bermain Dadu
33:38 Penutup
Glossary, Main Literature and Further Reading: https://ardhianzy.notion.site/Tuhan-T...
Support kami disini: https://saweria.co/ardhianzy
Bergabung: / @ardhianzy
SOCIAL MEDIA
Instagram: / ardhianzy
TikTok: / ardhianzy
Spotify: https://open.spotify.com/show/1ZFhV85...
Discord: / discord
SIAPA ARDHIANZY?
Ardhianzy berada di waktu malam—kegelapan, keheningan, dan kehampaan dunia, dengan kesadaran eksistensial mengajak manusia untuk tidak lari, untuk tidak sekedar hidup, tapi menyalakan dan merefleksikan kehendak eksistensial dengan menggali cara manusia menghadapi dunia—melalui filsafat, sejarah, sastra, psikologi, dan bahkan budaya pop—dibaca sebagai cermin dari satu hal: pergulatan manusia dengan keberadaannya.
Disclaimer: Konten visual seperti gambar dan video yang ditampilkan di dalam video di dalam channel ini mungkin berasal dari berbagai sumber media eksternal. Hak cipta dan kepemilikan konten sepenuhnya dimiliki oleh pemilik sumber asli tersebut. Jika Anda memiliki keberatan atau masalah terkait hak cipta atas materi yang kami tampilkan, silakan menghubungi kami melalui email: [ardhianzy@gmail.com]
Beberapa pembahasan dalam konten yang kami sajikan mungkin tidak cocok untuk semua orang dikarenakan topik yang cukup mendalam dan terkadang sensitif. Disarankan untuk memilih tontonan dengan bijak. Namun, kami tidak memiliki niat atau maksud apa pun untuk menyerang atau merendahkan pihak mana pun. Konten-konten yang kami sajikan murni bertujuan untuk edukasi dan juga sebagai bahan refleksi di malam hari.
CREDIT
Written by Ardiansyah
Edited by Muhammad Rifaldi Zaelani Fattah