Memahami kalimat Gus Dur kepada Soeharto | Apa maksud perkataan Gus Dur⁉️
Renjana Qolbu
0:00 / 0:00
Memahami kalimat Gus Dur kepada Soeharto | Apa maksud perkataan Gus Dur⁉️
2 257 просмотров · 2 недели назад
Renjana Qolbu
101 подписчик
2 257 просмотров · 2 недели назад
“Pak Harto itu jasanya besar lho bagi bangsa ini, tapi dosanya juga besar.”
Kalimat Gus Dur dalam sebuah talk show bersama Andy F. Noya di Kick Andy tersebut langsung disambut gelak tawa penonton.
Namun, di balik kalimat yang terdengar sederhana dan jenaka itu, tersimpan sebuah penilaian yang sangat dalam terhadap sosok Soeharto.
Bagaimana mungkin seorang pemimpin bisa memiliki jasa yang besar sekaligus meninggalkan dosa dan kontroversi yang juga besar?
Soeharto memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade. Di bawah pemerintahannya, Indonesia mengalami pembangunan besar-besaran, pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, perluasan pendidikan dan kesehatan, hingga keberhasilan mencapai swasembada beras.
Namun di sisi lain, era Orde Baru juga meninggalkan berbagai persoalan serius: praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), pembatasan kebebasan politik dan pers, persoalan demokrasi, serta berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia yang hingga kini masih menjadi bagian dari perdebatan sejarah Indonesia.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud Gus Dur ketika mengatakan bahwa Soeharto memiliki “jasa yang besar” tetapi juga “dosa yang besar”?
Dalam video ini, kita akan mencoba memahami kalimat Gus Dur tersebut dengan melihat perjalanan sejarah Soeharto secara lebih utuh.
Kita akan membahas:
• Kondisi Indonesia ketika Soeharto mulai berkuasa
• Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi pada masa Orde Baru
• Program pembangunan dan keberhasilan swasembada pangan
• Penurunan kemiskinan dan perubahan kehidupan masyarakat
• Sisi lain pemerintahan Orde Baru
• KKN dan hubungan antara kekuasaan dengan kelompok bisnis
• Pembatasan demokrasi dan kebebasan pers
• Berbagai persoalan pelanggaran HAM
• Krisis ekonomi 1997–1998
• Kejatuhan Soeharto dan lahirnya Reformasi
• Dan yang paling penting: bagaimana memahami kalimat Gus Dur tentang Soeharto?
Video ini bukan dibuat untuk mengkultuskan Soeharto.
Bukan pula untuk menghakimi seluruh masa pemerintahannya hanya dari satu sisi.
Karena sejarah tidak selalu hitam dan putih.
Ada pembangunan yang patut dicatat.
Ada pula luka yang tidak boleh dilupakan.
Pada akhirnya, mungkin justru itulah makna terdalam dari kalimat Gus Dur.
Bahwa seorang pemimpin dapat meninggalkan jasa besar bagi bangsa, tetapi pada saat yang sama juga dapat meninggalkan persoalan besar yang harus dipelajari oleh generasi berikutnya.
*Lantas, bagaimana seharusnya kita mengingat Soeharto?*
Simak videonya sampai selesai dan mari kita melihat sejarah dengan pikiran yang terbuka.
Jangan lupa **Subscribe Renjana Qolbu**, nyalakan lonceng notifikasi, dan bagikan video ini jika menurut Anda pembahasan seperti ini penting untuk diketahui.
#RenjanaQolbu #GusDur #Soeharto #OrdeBaru #sejarahindonesia
#RenjanaQolbu #GusDur #Soeharto #Soeharto #OrdeBaru #SejarahIndonesia #Sejarah #GusDurDanSoeharto #KisahGusDur #PresidenSoeharto #SejarahOrdeBaru #Reformasi1998 #Reformasi #Indonesia #PolitikIndonesia #SejarahPolitik #KKN #Korupsi #DemokrasiIndonesia #PelanggaranHAM #PembangunanIndonesia #SwasembadaBeras #KisahIndonesia #FaktaSejarah #KontroversiSoeharto #MengenalSoeharto #GusDur #KHAbdurrahmanWahid