Перейти к содержимому

Mata-mata AS-Israel Dibekuk Iran hingga 3 Tewas, Kapal Perang AS Meledak Dihantam Rudal

Bangka Pos Official

0:00 / 0:00

Mata-mata AS-Israel Dibekuk Iran hingga 3 Tewas, Kapal Perang AS Meledak Dihantam Rudal

15 389 просмотров · 9 часов назад
Bangka Pos Official
784 тыс. подписчиков
15 389 просмотров · 9 часов назад
BANGKAPOS.COM - Sebuah ledakan dahsyat di sisi kapal perang Amerika Serikat terekam saat kapal itu berada di tengah laut. Semburan api langsung muncul, disusul kepulan asap tebal dan air laut yang terpental ke udara. Momen ledakan tersebut menjadi sorotan di tengah meningkatnya serangan balasan Iran terhadap AS. Iran sebelumnya mengklaim telah melancarkan serangan terhadap kapal perang AS di kawasan Selat Hormuz pada Minggu (6/9). Serangan itu disebut sebagai balasan setelah tiga kapal tanker minyak Iran lebih dulu menjadi sasaran. Mengutip Tasnim News pada Selasa (8/9), IRGC mengatakan Angkatan Udara dan Angkatan Laut Iran melancarkan operasi balasan. Operasi tersebut menyasar kapal perang AS dan kapal lain yang disebut terlibat dalam blokade laut. Angkatan Udara IRGC kemudian mengklaim menembakkan beberapa rudal balistik menuju posisi kapal perang AS. Sebuah kapal induk dan kapal perusak AS disebut menjadi sasaran utama dalam serangan tersebut. Menurut Iran, kedua kapal itu sebelumnya mengganggu pelayaran dan ikut dalam blokade terhadap Iran. IRGC kemudian mengklaim rudal yang ditembakkan berhasil menghantam kapal perang AS yang menjadi sasaran. Iran menyebut serangan tersebut menyebabkan dua kapal perang AS mengalami kerusakan cukup serius. Teheran bahkan mengklaim kedua kapal tersebut terpaksa meninggalkan area setelah serangan rudal berlangsung. Menurut Iran, kapal-kapal AS memilih menjauh karena khawatir menghadapi serangan balasan berikutnya. Namun, klaim mengenai kerusakan kapal perang AS tersebut belum mendapat verifikasi secara independen. Di sisi lain, Angkatan Laut IRGC juga mengaku menargetkan kapal-kapal yang dianggap berafiliasi dengan AS. Iran kemudian mengeluarkan peringatan keras terhadap aktivitas kapal di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Jika tekanan terus berlanjut, Iran mengancam serangan terhadap kapal perang AS akan lebih keras dari sebelumnya. Situasi pun kembali memanas, sementara Iran dan AS terus saling melancarkan tekanan di kawasan. Subscribe now for more Bangka Pos videos: https://www.youtube.com/bangkaposoffi... Like Bangka Pos on Facebook:   / bangkapos   Do You Have Instagram, follow us:   / bangkapos_   Editor : Asif Barkhiya