Перейти к содержимому

Kenapa Semakin Kita Sadar, Semakin Kita Justru Menderita? | Zapffe The Last Messiah

Ardhianzy

0:00 / 0:00

Kenapa Semakin Kita Sadar, Semakin Kita Justru Menderita? | Zapffe The Last Messiah

151 449 просмотров · 10 месяцев назад
Ardhianzy
1 млн подписчиков
151 449 просмотров · 10 месяцев назад
Der Wille Zur Macht ▲ TIMESTAMP 00:00 Intro 02:36 The Last Messiah 21:25 The Messiah Was Never Ours Glossary, Main Literature and Further Reading: https://ardhianzy.notion.site/Zapffe-... Partnership/Sponsorship hubungi kami di: businesswithardhianzy@gmail.com Support kami di sini: https://saweria.co/ardhianzy Kursus Filsafat di sini:    / @ardhianzy   SOCIAL MEDIA Instagram:   / ardhianzy   TikTok:   / ardhianzy   Spotify: https://open.spotify.com/show/1ZFhV85... Discord:   / discord   SIAPA ARDHIANZY? Ardhianzy berada di waktu malam—kegelapan, keheningan, dan kehampaan dunia, dengan kesadaran eksistensial mengajak manusia untuk tidak lari, untuk tidak sekedar hidup, tapi menyalakan dan merefleksikan kehendak eksistensial dengan menggali cara manusia menghadapi dunia—melalui filsafat, sejarah, sastra, psikologi, dan bahkan budaya pop—dibaca sebagai cermin dari satu hal: pergulatan manusia dengan keberadaannya. DISCLAIMER 1) Konten visual seperti gambar dan video yang ditampilkan di dalam video di dalam channel ini mungkin berasal dari berbagai sumber media eksternal. Hak cipta dan kepemilikan konten sepenuhnya dimiliki oleh pemilik sumber asli tersebut. Jika Anda memiliki keberatan atau masalah terkait hak cipta atas materi yang kami tampilkan, silakan menghubungi kami melalui email: [ardhianzy@gmail.com] 2) Beberapa pembahasan dalam konten yang kami sajikan mungkin tidak cocok untuk semua orang dikarenakan topik yang cukup mendalam dan terkadang sensitif. Disarankan untuk memilih tontonan dengan bijak. Namun, kami tidak memiliki niat atau maksud apa pun untuk menyerang atau merendahkan pihak mana pun. Konten-konten yang kami sajikan murni bertujuan untuk edukasi dan juga sebagai bahan refleksi di malam hari. CREDIT Written by Ardiansyah Edited by Muhammad Rifaldi Zaelani Fattah