John Herdman Bawa Taktik Arsenal ke Timnas Indonesia
Tommy Desky
0:00 / 0:00
John Herdman Bawa Taktik Arsenal ke Timnas Indonesia
18 228 просмотров · 4 часа назад
Tommy Desky
576 тыс. подписчиков
18 228 просмотров · 4 часа назад
Bagaimana John Herdman Bikin Permainan Timnas Indonesia Naik Level
------------------------------------------------------------------------
Timnas Indonesia ternyata punya pattern throw-in yang secara prinsip sangat mirip dengan apa yang dilakukan Arsenal-nya Mikel Arteta. Bukan sekadar lemparan ke dalam biasa, tetapi ada rotasi posisi, manipulasi pemain bertahan, penciptaan ruang, hingga cutback sebagai tujuan akhir serangan. Dalam video ini kita membedah secara mikro bagaimana pattern tersebut bekerja. Kita mulai dari throw-in Arsenal saat menghadapi Liverpool, ketika Bukayo Saka dan Martin Ødegaard melakukan rotasi untuk menarik struktur pertahanan lawan. Pergerakan tersebut kemudian menciptakan ruang yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan peluang melalui cutback.
Menariknya, pola dengan prinsip yang sangat mirip juga muncul ketika Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh. Ole Romeny bergerak ke touchline, sementara Kevin Diks masuk lebih ke dalam untuk memanipulasi pemain bertahan. Rizky Ridho kemudian harus mengeksekusi throw-in dengan timing yang tepat sebelum bola dimanfaatkan Romeny dan diakhiri dengan cutback yang menghasilkan gol. Ini menunjukkan bahwa dalam sepak bola modern, set piece tidak hanya tentang corner kick atau free kick. Throw-in pun bisa dirancang menjadi sebuah mekanisme untuk memanipulasi lawan dan menciptakan peluang.
Data Piala Dunia 2026 juga memperlihatkan bagaimana throw-in modern lebih banyak menggunakan short throw-in dibandingkan lemparan jauh langsung ke kotak penalti. Dari rata-rata 18,44 throw-in per pertandingan, hanya sebagian kecil yang merupakan long throw-in langsung ke area penalti. Justru dari situasi short throw-in, tim dapat membangun berbagai pattern untuk menciptakan ruang dan peluang. Secara keseluruhan, terdapat 73 gol yang lahir dari situasi set piece di Piala Dunia 2026, mencakup corner kick, free kick, throw-in, penalti, dan situasi bola mati lainnya. Angka ini menunjukkan bahwa set piece bukan lagi sekadar pelengkap permainan, tetapi bisa menjadi salah satu sumber gol yang sangat penting.
Apalagi Timnas Indonesia juga memiliki pelatih set piece, Andres Kostolanski, yang terlihat aktif memberikan instruksi dalam berbagai situasi bola mati. Dengan semakin kompleksnya sepak bola modern, kemampuan sebuah tim untuk memiliki pattern yang terstruktur dan mampu memanipulasi pertahanan lawan bisa menjadi pembeda ketika menghadapi lawan dengan kualitas tinggi. Jadi, apakah yang dilakukan Timnas Indonesia ini memang memiliki prinsip yang sama dengan Arsenal? Dan seberapa penting sebenarnya set piece dalam perkembangan permainan Timnas Indonesia?
———————————————————————
Social Media :
Twitter : / tommy_desky
Instagram : / tommy_desky
Youtube : https://www.youtube.com/channel/Tommy...
LINE : tommydesky
Facebook : https://web.facebook.com/?_rdc=1&_rdr
———————————————————————
Contact : tommydesky12@gmail.com
———————————————————————
#TimnasIndonesia #JohnHerdman #Taktik