Перейти к содержимому

Chanee Kalaweit Sebut Prabowo Terima Laporan Palsu soal Data Karhutla: BNPB Kenapa Anda Bohong?

Tribunnews

0:00 / 0:00

Chanee Kalaweit Sebut Prabowo Terima Laporan Palsu soal Data Karhutla: BNPB Kenapa Anda Bohong?

46 652 просмотра · 6 часов назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
46 652 просмотра · 6 часов назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Aktivis lingkungan sekaligus pendiri Yayasan Kalaweit, Chanee Kalaweit membongkar dugaan laporan palsu terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menyoroti data yang dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa area terbakar kini tersisa 639 hektare. Dalam unggahan di akun Instagram-nya pada Kamis (15/10/2026), Chanee mengatakan bahwa titik kebakaran saat ini bisa dilihat oleh siapa saja melalui citra satelit. Ia pun meminta BNPB agar tidak mempermalukan lembaganya sendiri dengan menyampaikan data yang diduga tidak benar. "Dengan segala hormat, jangan mempermalukan diri sendiri dengan menyampaikan angka PALSU seperti ini. Masyarakat Indonesia menyaksikan. Dunia menyaksikan," tulis Channe di kolom komentar Instagram, Kamis (15/10/2026). Chanee juga berharap Presiden Prabowo Subianto menyadari bahwa laporan yang diterimanya tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Sebagai bukti, ia mengunggah citra satelit dari NASA dan Zoom Earth yang menampilkan titik karhutla. Channee pun bertanya-tanya mengapa BNPB berani berbohong. Sementara itu, Kepala BNPB yang baru dilantik Kristomei Sianturi menegaskan pihaknya akan mengecek ulang data karhutla di Indonesia. Langkah ini dilakukan menyusul laporan eks Kepala BNPB Suharyanto kepada Presiden Prabowo yang menyebut luas lahan terdampak karhutla kini tersisa 639 hektare. BNPB nantinya akan membandingkan data dari Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) dengan hasil pemantauan satelit NASA. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Agung Tri Laksono Editor Video: dharma aji yudhaningrat Uploader: Tri Hantoro