Перейти к содержимому

Kenapa Kamu Membela Orang Yang Menyakitimu?

Fosilogy

0:00 / 0:00

Kenapa Kamu Membela Orang Yang Menyakitimu?

110 просмотров · 2 дн. назад
Fosilogy
9 подписчиков
110 просмотров · 2 дн. назад
Kamu melihat temanmu disakiti pasangannya, lalu besoknya dia justru membela pasangannya mati-matian. Kamu geram dan bingung, dan diam-diam bertanya, “kok bisa sih sebodoh itu?” Video ini membahas kenapa korban kadang membela orang yang menyakitinya. Penyebabnya bukan kelemahan atau kebodohan, tapi cara kerja otak manusia saat terikat pada orang yang berbahaya. Disclaimer: Video ini adalah konten edukasi populer berbasis riset psikologi dan psikiatri. Beberapa bagian disederhanakan untuk kebutuhan narasi. Istilah “Stockholm syndrome” bukan diagnosis resmi dan masih diperdebatkan di kalangan akademik. Tokoh “Rina” adalah ilustrasi fiktif, bukan kasus nyata. Video ini bukan pengganti konsultasi dengan psikolog, psikiater, atau pendamping profesional. Kalau kamu atau orang di sekitarmu mengalami kekerasan, utamakan keselamatan dan hubungi bantuan di bawah ini. Bantuan di Indonesia: SAPA 129 (Kementerian PPPA), Komnas Perempuan, atau layanan pendampingan korban terdekat. Dalam keadaan darurat, hubungi 110 (Polisi). Sumber Referensi: Dutton, Donald G. & Painter, Susan L. Traumatic Bonding: The Development of Emotional Attachments in Battered Women and Other Relationships of Intermittent Abuse. Victimology, 1981. Freyd, Jennifer J. Betrayal Trauma: The Logic of Forgetting Childhood Abuse. Harvard University Press, 1996. Festinger, Leon. A Theory of Cognitive Dissonance. Stanford University Press, 1957. Seligman, Martin E. P. Helplessness: On Depression, Development, and Death. W. H. Freeman, 1975. Harlow, Harry F. The Nature of Love. American Psychologist, 1958. Skinner, B. F. & Ferster, C. B. Schedules of Reinforcement. Appleton-Century-Crofts, 1957. Walker, Pete. Complex PTSD: From Surviving to Thriving. Azure Coyote, 2013. Namnyak, M., et al. “Stockholm syndrome”: psychiatric diagnosis or urban myth? Acta Psychiatrica Scandinavica, 2008. World Health Organization – Violence Against Women: Intimate Partner and Sexual Violence. Komnas Perempuan – Catatan Tahunan (CATAHU) Kekerasan terhadap Perempuan. 🔔 LIKE, SUBSCRIBE, dan nyalakan LONCENG NOTIFIKASI untuk konten edukasi menarik lainnya! Jangan lupa untuk tulis pendapatmu di kolom komentar ya! #psikologi #kesehatanmental #traumabonding #stockholmsyndrome #psikologihubungan #toxicrelationship #kekerasandalamrelasi #otakmanusia #sainspopuler #edukasi #psikologievolusi #manusiapurba #faktaunik #Fosilogy