Перейти к содержимому

Mengenal Unit K-9 Batalyon Zeni Paspampres yang Gunakan Anjing untuk Mengamankan VVIP

Tribunnews

0:00 / 0:00

Mengenal Unit K-9 Batalyon Zeni Paspampres yang Gunakan Anjing untuk Mengamankan VVIP

3 201 просмотр · 15 часов назад
Tribunnews
15,6 млн подписчиков
3 201 просмотр · 15 часов назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Kebolehan anjing-anjing dari Unit K-9 Batalyon Zeni Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dalam mendeteksi bahan peledak hingga menyelematkan sandera memancing tepuk tangan dari pengunjung ajang TNI Fair 2026 yang digelar dalam rangka HUT Ke-81 TNI di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Minggu (20/9/2026). Namun, belum banyak yang mengetahui bagaimana anjing-anjing berkemampuan khusus itu dilatih dan didik untuk menjalankan tugas-tugas pengamanan Presiden, Wakil Presiden, maupun VVIP lainnya. Komandan Batalyon Zeni Paspampres Letkol Czi Muhammad Isa menjelaskan Unit K-9 Paspampres merupakan salah satu unit yang berada di bawah Batalyon Zeni Paspampres. Tugas utamanya, ujar dia, adalah melaksanakan sterilisasi dan proteksi. Sterilisasi, imbuh dia, terkait dengan sterilisasi bahan peledak dengan berbagai jenis bahan peledak termasuk C4 dan lain-lain guna mengamankan perimeter-perimeter khususnya Ring 1 pengamanan VVIP. Sedangkan fungsi proteksi, ungkap dia, untuk melindungi pihak-pihak yang berusaha untuk mengganggu atau mengancam kegiatan VVIP. "K-9 kita ada 23 unit. Kemudian yang kebetulan melaksanakan kegiatan di TNI Fair ini ada 4 unit. 4 unit itu dua memiliki fungai proteksi, dua memiliki fungsi tracker," ungkapnya di lokasi. "Seperti yang kita lihat bersama, fungsi tracker itu melaksanakan pengendusan atau pendeteksian bahan peledak yang mungkin bisa disimpan di daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau oleh manusia, termasuk alat bantu kita semisal mirror detection atau alat lain," imbuh dia. Untuk pelatihannya, kata dia, Unit K-9 Batalyon Zeni Paspampres memiliki program pembentukan dan program penyegaran. "Pembentukan sendiri sekitar 2 sampai 3 bulan. Itu dari mulai anjing yang tidak memiliki kemampuan yang diharapkan nanti memiliki kemampuan baik tracker maupun deteksi," ujar dia. "Kemudian kita juga memiliki latihan penyegaran yang setiap bulannya digilir dua atau tiga satwa yang akan digilir secara terus menerus setiap bulan," lanjut Letkol Czi Isa. Dia menjelaskan pada umumnya anjing-anjing Unit K-9 dapat dilatih untuk melaksanakan latihan pembentukan pada usia satu tahun. Usia satu tahun, menurut dia, merupakan usia yang cukup efektif bagi anjing untuk dapat menerima ilmu atau kemampuan. "Masa bakti dari satwa kita itu biasanya 5 tahun. Dari 1 sampai 6 tahun," ungkapnya. "Untuk unit K-9 sendiri melaksanakan tugasnya dengan unit-unit yang lain tentunya," pungkasnya. Editor: Lendy Ramadhan Link Berita: https://www.tribunnews.com/nasional/7...