Перейти к содержимому

Full Ngakak Dagelan Kartolo CS – BOLAH RUWET! 😱 Cinta Kusut Cak Basman, Endingnya Jadi Besanan

Nostalgia Budaya

0:00 / 0:00

Full Ngakak Dagelan Kartolo CS – BOLAH RUWET! 😱 Cinta Kusut Cak Basman, Endingnya Jadi Besanan

33 299 просмотров · 7 мес. назад
Nostalgia Budaya
5,28 тыс. подписчиков
33 299 просмотров · 7 мес. назад
Dagelan Ludruk Jula-Juli Kartolo CS berjudul BOLAH RUWET ini menghadirkan cerita komedi yang penuh konflik lucu khas panggung ludruk Jawa Timur. Kisahnya menggambarkan percintaan yang rumit seperti benang kusut hingga membuat semua tokohnya terjebak dalam situasi yang sangat menggelitik. Cerita bermula dari Cak Bagong yang bekerja sebagai pembantu Cak Basman. Suatu hari ia bertemu seorang perempuan di pasar bernama Tini, lalu mengajaknya bekerja bersama di rumah juragannya. Tanpa diduga, Cak Basman justru tertarik dan menyukai Tini. Di sisi lain, Kartolo bertemu seorang perempuan bernama Susi dan mengajaknya pulang ke rumah untuk dikenalkan kepada ayahnya, yaitu Cak Basman. Namun keadaan menjadi semakin bolah ruwet ketika semua tokoh akhirnya bertemu. Terungkap fakta mengejutkan dan sangat lucu: Susi ternyata istri dari Cak Bagong, sedangkan Tini adalah anaknya yang ditinggalkan sejak kecil ketika Cak Bagong merantau. Dari sinilah konflik kocak mulai terjadi. Hubungan yang semula terasa romantis berubah menjadi kisah keluarga yang penuh salah paham dan tawa. Akhirnya Cak Basman tidak jadi bersama Tini, karena justru Kartolo yang jatuh hati padanya. Cerita ditutup dengan kejadian tak terduga: Cak Basman dan Cak Bagong malah jadi besanan! Dagelan ini menghadirkan kelucuan khas Kartolo CS, dialog spontan, dan humor ludruk klasik yang selalu berhasil membuat penonton tertawa. Jangan lupa subscribe, like, dan share agar kesenian ludruk Jula-Juli Kartolo CS tetap lestari dan terus menghibur generasi berikutnya. Selayang pandang : Cak Kartolo (lahir 2 Juli 1947) adalah pelawak, ludrukis, dan pemeran Indonesia. Tahun 1961, Kartolo tergabung ke dalam grup ludruk Margo Santoso, yang merupakan sebuah grup ludruk di desanya. Kemudian, ia juga bergabung ke dalam grup Ludruk Garuda yang bermarkas di Pandaan. Selanjutnya, Kartolo kembali berpindah ke grup ludruk lain, yakni Panca Tunggal. Pada tahun yang sama, ia hijrah ke Malang dan memilih menjadi seniman lepas yang tidak terikat pada grup ludruk mana pun. Pada tahun 1971, Kartolo bergabung ke dalam grup ludruk RRI Surabaya. Namun, pada 1974, ia keluar dari grup tersebut dan bergabung ke grup ludruk Persada Malang. Di tahun 1980, Kartolo mulai dikontrak oleh perusahaan rekaman Nirwana Record untuk merekam sebuah syair berjudul Jula Juli Guyonan, yang dilagukan ketika melakukan pementasan ludruk. #LudrukKartoloCS #DagelanKartoloCS #LudrukJulaJuli #CakBasman #CakBagong #KartoloCS #LudrukLucu #DagelanJawa #LudrukJawaTimur #LawakJawa