Перейти к содержимому

Diktator Ini Menggelapkan Miliaran Dolar Uang Rakyat Selama 5 Berkuasa, Lalu Mati Misterius

REVISI

0:00 / 0:00

Diktator Ini Menggelapkan Miliaran Dolar Uang Rakyat Selama 5 Berkuasa, Lalu Mati Misterius

78 652 просмотра · 1 день назад
REVISI
111 тыс. подписчиков
78 652 просмотра · 1 день назад
Jenderal korup ini mencuri miliaran dolar dalam lima tahun, melampaui rekor diktator lain lewat serangkaian kudeta militer. Kisah ini menyoroti bagaimana seorang pemimpin militer mampu mengakumulasi kekayaan negara dalam waktu singkat dengan memanfaatkan posisi strategisnya. Anda akan melihat bagaimana dia mengumumkan kudeta militer melalui radio dan bahkan melakukan kudeta ketiganya untuk dirinya sendiri demi mempertahankan cengkeraman kekuasaan. Selain praktik korupsi yang masif, pembahasan ini juga mengungkap sejarah diktator yang menggunakan taktik manipulasi politik untuk melanggengkan posisi mereka. Strategi pencucian uang negara yang digunakan oleh oknum ini menjadi salah satu skandal keuangan terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah modern. Subscribe REVISI untuk kisah sejarah kelam, dokumenter tokoh, dan dinamika politik dunia lainnya setiap minggu. MUSIC CREDITS: All background music in this video is provided by Karl Casey @ White Bat Audio. Music by Karl Casey @ White Bat Audio ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- PENGGUNAAN WAJAR (FAIR USE COPYRIGHT DISCLAIMER) Penafian Hak Cipta berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta tahun 1976 yang memperbolehkan penggunaan wajar (fair use) untuk tujuan seperti kritik, komentar, peliputan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang sebaliknya dapat dianggap sebagai pelanggaran. Penggunaan yang bersifat non-komersial, edukatif, atau pribadi cenderung berpihak pada penggunaan wajar. 1. Video ini tidak berdampak negatif terhadap karya asli. 2. Video ini dibuat untuk berbagi informasi sejarah dan berita. 3. Video ini tidak bersifat transformatif secara alamiah.