Перейти к содержимому

Taufik Pool ke2 Turnamen RPM Cup ke 3 Tanggal 17-18 Oktober 2026

GT Computer Jogjakarta

0:00 / 0:00

Taufik Pool ke2 Turnamen RPM Cup ke 3 Tanggal 17-18 Oktober 2026

5 просмотров · 4 дн. назад
GT Computer Jogjakarta
941 подписчик
5 просмотров · 4 дн. назад
#gtcom #sleman #yogya #youtube #video #viral #tenismeja #pingpong #tabletennis #pertandingan #turnamen #kejuaraan #slemanjuara #jogja #indonesia #championshipgame #winners #community #sports Juara 1. Suparmin PTM Merapi 2. Atep PTM GAWONGSO 3.bersama Dwi PTM joglo & Surip PTM Sorjambu (Gatot Jabarudin) Juara 8 besar Karun PTM MTC, Hisyam PTM MTC, Sigit PTM WWP dan Yoyo PTM Joglo (Gatot Jabarudin) RPM Cup III Semarakkan Tenis Meja Senior di Sleman RRI.CO.ID, Sleman - Semangat dan antusiasme tinggi mewarnai gelaran Turnamen Tenis Meja RPM Cup III yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 17–18 Oktober 2026. Kejuaraan ini digelar di Markas PTM RPM (Royal Pingpong Mania), Jalan Persada, Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Turnamen tersebut diikuti sebanyak 96 peserta yang berasal dari berbagai Persatuan Tenis Meja (PTM) dan klub di wilayah Yogyakarta serta sekitarnya. Ajang ini menjadi wadah bagi para penghobi tenis meja untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus memperluas jaringan pertemanan antarpemain. RPM Cup III secara khusus mempertandingkan kategori Kelas D dan E, yang didominasi pemain berusia di atas 40 tahun. Pemilihan kategori tersebut menjadi salah satu upaya penyelenggara untuk memberikan kesempatan kepada pemain nonprofesional agar tetap aktif berolahraga dan berpartisipasi dalam kompetisi yang kompetitif. Ketua Panitia sekaligus Pemilik PTM RPM, Agus Wijaya, mengatakan turnamen ini tidak hanya berorientasi pada persaingan untuk meraih kemenangan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mendorong masyarakat, khususnya kelompok usia senior, agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. “Kami ingin memberikan wadah bagi para pemain senior, khususnya usia 40 tahun ke atas di Kelas D dan E, agar semakin rutin dan terbiasa berolahraga. Selain menjaga kebugaran, turnamen ini menjadi sarana mengasah mental bertanding,” ujar Agus Wijaya di sela-sela kegiatan. Selain mendorong kebugaran fisik, turnamen ini juga diarahkan untuk mempererat tali silaturahmi di antara komunitas tenis meja di DIY. Melalui pertemuan dalam suasana kompetisi, para peserta dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, serta membangun hubungan yang positif dengan sesama penghobi olahraga tersebut. Pertandingan berlangsung sengit dengan dinamika permainan yang menarik di setiap laga. Para peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaik, mulai dari ketepatan penempatan bola, kecepatan serangan, hingga strategi dalam menghadapi lawan. Persaingan yang terjadi menambah semarak suasana di arena pertandingan selama turnamen berlangsung. Keseruan tersendiri terlihat dari pengalaman sejumlah peserta yang baru pertama kali mengikuti turnamen resmi. Mereka harus beradaptasi dengan suasana pertandingan yang berbeda dari latihan sehari-hari, termasuk tekanan mental ketika menghadapi lawan, kondisi pencahayaan di lokasi, serta riuh dukungan penonton yang menyaksikan jalannya pertandingan. Situasi tersebut menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi para pemain. Mereka tidak hanya dituntut menguasai teknik permainan, tetapi juga menjaga konsentrasi dan mengendalikan emosi saat menghadapi tekanan. Pengalaman bertanding secara langsung diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan mental untuk mengikuti kompetisi berikutnya. Meski beberapa pemain sempat terlihat canggung menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan, semangat sportivitas tetap menjadi bagian penting dalam gelaran RPM Cup III. Suasana kompetitif berpadu dengan keakraban antarpeserta, sehingga turnamen tidak sekadar menjadi ajang mengejar kemenangan, tetapi juga menghadirkan kegembiraan dan kebersamaan bagi komunitas tenis meja. Penyelenggaraan RPM Cup III sekaligus menunjukkan bahwa olahraga tenis meja dapat menjadi pilihan aktivitas fisik yang positif bagi masyarakat lintas usia. Dengan adanya kompetisi yang memberikan ruang bagi pemain Kelas D dan E, para penghobi memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga kebugaran melalui kegiatan yang terarah. Panitia berharap RPM Cup III dapat terus diselenggarakan sebagai agenda rutin tahunan. Keberlanjutan turnamen ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarklub, meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga tenis meja, serta mendorong tumbuhnya komunitas olahraga yang aktif dan berkelanjutan di Sleman dan wilayah DIY sekitarnya. (Gatot Jabarudin)