Kenapa Orang Sunda Bernama Asep, Ujang, Euis, dan Dadang
SeratusRibuNama
0:00 / 0:00
Kenapa Orang Sunda Bernama Asep, Ujang, Euis, dan Dadang
141 просмотр · 9 дней назад
SeratusRibuNama
15 подписчиков
141 просмотр · 9 дней назад
Asep berasal dari kata kasép yang berarti tampan, Ujang dari bujang yang berarti pemuda, Euis dari geulis yang berarti cantik, dan Dadang dari juragan yang berarti tuan. Nama-nama khas Sunda ini ternyata punya etimologi dan cerita yang jauh lebih dalam dari yang kita kira (sumber: Wikipedia, detik.com, Behind the Name, bandungbergerak.id).
Video ini membahas asal-usul nama Sunda, dari pengaruh bahasa Sanskerta, akulturasi nama Arab, sampai dampak kolonial Belanda terhadap pola penamaan. Ada juga prediksi bahwa nama-nama Sunda akan hilang dalam 100 tahun ke depan.
Subscribe buat cerita asal-usul nama orang Indonesia. Nyalakan lonceng notifikasinya! #SeratusRibuNetwork #SeratusRibuNama
*Timestamps:*
Nama-nama khas Sunda seperti Asep, Ujang, Euis, dan Dadang ternyata punya cerita yang panjang dan dalam. Asep berasal dari kata "kasép" yang berarti tampan dalam bahasa Sunda, dengan tiga versi etimologi yang berbeda termasuk dari bahasa Sanskerta. Ujang berasal dari "bujang" yang berarti pemuda lajang. Euis dari "geulis" yang berarti cantik, dan Dadang dari "juragan" yang berarti tuan atau pemilik.
Banyak nama Sunda juga berasal dari panggilan kekerabatan: Teteh untuk kakak perempuan, Ade dari "adi" untuk adik, Aa atau Akang untuk kakak laki-laki, dan Eneng untuk gadis kesayangan. Pola penamaan dari sapaan ini sangat khas dalam budaya Sunda.
Pengaruh budaya dari luar juga ikut membentuk tradisi penamaan. Bahasa Sanskerta masuk sejak abad ke-14 lewat Kerajaan Tarumanegara, menghasilkan nama seperti Aditya, Wulan, dan Tirta. Islam masuk lewat Cirebon dan Banten pada abad ke-16, mengubah Muhammad jadi Emed, Mamad, sampai Memet. Kolonial Belanda memunculkan nama keluarga bergaya Eropa di kalangan bangsawan Priangan.
Kini nama-nama khas Sunda memasuki fase kritis. Profesor Cece Sobarna dari Unpad menyatakan nama Asep dan Ujang sudah kalah bersaing dengan nama Arab dan Barat. Prof. Atje Setiawan Abdullah memprediksi nama Sunda akan hilang dalam 100 tahun.
Sumber: Wikipedia, detik.com, bandungbergerak.id, Behind the Name, UPI, Unpad.
Subscribe buat cerita asal-usul nama orang Indonesia. Nyalakan lonceng notifikasinya! #SeratusRibuNetwork #SeratusRibuNama