Betapa Kita Tidak Bersyukur - KJ 337 / PS 707 / NP 350 | (Cover Orchestra)
Kidung Pujian
0:00 / 0:00
Betapa Kita Tidak Bersyukur - KJ 337 / PS 707 / NP 350 | (Cover Orchestra)
20 152 просмотра · 5 месяцев назад
Kidung Pujian
15,6 тыс. подписчиков
20 152 просмотра · 5 месяцев назад
Halo semuanya! Selamat datang di Kidung Pujian Channel ini.
Pada video kali ini, kami mempersembahkan sebuah aransemen Orchestra Cover dari salah satu lagu pujian rohani yang paling indah tentang rasa syukur dan cinta tanah air, yaitu "Betapa Kita Tidak Bersyukur".
Lagu pujian ini tercantum dalam berbagai buku nyanyian gereja kita:
📖 Kidung Jemaat (KJ) No. 337
📖 Puji Syukur (PS) No. 707
📖 Nyanyian Pujian (NP) No. 350
✍️ Syair & Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo (1979)
📜 SEJARAH & MAKNA MENDALAM DI BALIK LAGU INI
Mungkin banyak yang belum tahu bahwa ada kisah yang sangat mengharukan di balik terciptanya lagu ini. Lagu ini diciptakan pada tahun 1979 oleh Subronto Kusumo Atmodjo, seorang komponis dan musisi jenius Indonesia lulusan cum laude dari Sekolah Tinggi Musik Hanns Eisler di Berlin, Jerman.
Kisah hidup Bapak Subronto penuh dengan kepedihan. Pada masa pergolakan politik tahun 1965, beliau menjadi korban penangkapan karena dituduh sebagai simpatisan komunis. Tanpa pernah melewati proses pengadilan, beliau ditahan dan diasingkan sebagai tahanan politik (tapol) di Pulau Buru selama bertahun-tahun. Ia kehilangan kariernya yang cemerlang, menderita kerja paksa, dan harus terpisah dari keluarganya.
Namun, bagian paling luar biasa dari kisah ini adalah: setelah beliau dibebaskan, alih-alih meratapi nasib atau membenci negara yang telah merenggut kebebasannya, hati beliau justru dipenuhi pengampunan dan rasa kagum akan ciptaan Tuhan. Dari pengalaman pahit tersebut, lahirlah mahakarya "Betapa Kita Tidak Bersyukur".
Makna Lagu:
Syukur di Tengah Badai: Lagu ini menjadi bukti kebesaran iman sang penciptanya. Ini mengajarkan kita bahwa bersyukur kepada Tuhan—bahkan ketika hidup terasa tidak adil—adalah kunci damai sejahtera. (Sesuai dengan Mazmur 100:2 untuk beribadah kepada Tuhan dengan sukacita).
Kecintaan pada Tanah Air: Liriknya mengajak kita untuk melihat betapa besarnya karunia Allah lewat alam Indonesia yang kaya; laut yang luas, gunung yang megah, serta lembah yang hijau. Ini juga menjadi pengingat bagi kita sebagai umat beriman untuk terus menjaga dan merawat alam ciptaan-Nya.
🎶 LIRIK LAGU (Bait 1 & Reff):
Betapa kita tidak bersyukur,
bertanah air kaya dan subur;
lautnya luas, gunungnya megah,
menghijau padang, bukit dan lembah.
Reff:
Itu semua berkat karunia
Allah yang Agung, Mahakuasa;
Itu semua berkat karunia
Allah yang Agung, Mahakuasa.
Semoga alunan musik orkestra ini tidak hanya memanjakan telinga Anda, tetapi juga menyentuh hati, membawa kedamaian, serta mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas segala karunia yang Tuhan berikan.
🔔 JANGAN LUPA DUKUNG CHANNEL INI:
👍 LIKE video ini jika Anda diberkati dengan pujian ini.
💬 COMMENT di bawah, ceritakan apa hal yang paling Anda syukuri hari ini.
🔄 SHARE ke keluarga, sahabat, dan grup gereja agar mereka turut diberkati.
🔴 SUBSCRIBE dan nyalakan lonceng notifikasi untuk mendengarkan karya cover rohani kami selanjutnya!
Tuhan Yesus memberkati kita semua! 🙏
#BetapaKitaTidakBersyukur #CoverOrchestra #LaguRohani #KidungJemaat #KJ337 #PujiSyukur #PS707 #NyanyianPujian #SubrontoKusumoAtmodjo #MusikGereja #RohaniKristen #RohaniKatolik #PujianPenyembahan #LaguPujian